Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-327: Vladimir Putin Klaim Invasinya Berjalan Sesuai Rencana
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-327, Senin (16/1/2023): Presiden Vladimir Putin sebut invasinya ke Ukraina berjalan sesuai dengan rencana.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim bahwa invasi atau yang disebutnya sebagai operasi militer khususnya di Ukraina telah berjalan sesuai rencana.
Dilansir TribunGorontalo.com dari Reuters pada Senin (16/1/2023) atau hari ke-327 perang, Putin menyebut bahwa invasi Rusia di Ukrina memperoleh momentum positif.
Putin lantas berharap tentaranya akan memberikan lebih banyak kemenangan setelah Rusia mengklaim kendali atas Soledar, kota tambang garam di Donetsk Oblast, Ukraina timur.
Invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022 telah memicu salah satu konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II dan konfrontasi terbesar antara Moskow dengan Barat sejak Krisis Rudal Kuba 1962.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-327: 30 Korban Tewas Akibat Rudal Hantam Apartemen Dnipro
Rusia mengatakan pada Jumat (13/1/2023) bahwa pasukannya telah menguasai Soledar, keberhasilan yang jarang terjadi bagi Moskow setelah berbulan-bulan mengalami kekalahan di medan perang.
"Dinamikanya positif," kata Putin kepada televisi negara Rossiya 1 ketika ditanya tentang pengambilan Soledar.
"Semuanya berkembang dalam kerangka rencana Kementerian Pertahanan dan Staf Umum." lanjutnya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-325: Cegah Kebocoran Nukli, IAEA akan Menetap di Ukraina
"Dan saya berharap para pejuang kita akan lebih menyenangkan kita dengan hasil pertempuran mereka," imbuh Putin.
Putin sekarang menganggap perang di Ukraina sebagai pertempuran eksistensial dengan Barat yang agresif dan arogan.
Putin juga mengatakan bahwa Rusia akan menggunakan semua cara yang tersedia untuk melindungi dirinya sendiri dan rakyatnya dari agresor mana pun.
Baca juga: Update Invasi Hari Ke-324: Tentara Rusia Divonis 5 Tahun Penjara karena Tak Mau Perang di Ukraina
Sedangkan, Amerika Serikat dan sekutunya mengutuk invasi Rusia ke Ukraina sebagai perampasan tanah kekaisaran.
Sementara Ukraina telah bersumpah untuk berperang sampai tentara Rusia terakhir dikeluarkan dari wilayahnya.
Seorang gubernur regional di Ukraina pada Sabtu (14/1/2023) mengatakan bahwa pasukan Ukraina masih berjuang untuk mempertahankan kendali atas Kota Soledar.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-323: Zelensky Ejek Klaim Tentara Bayaran soal Direbutnya Soledar
Institut Studi Perang yang berbasis di Washington mengatakan sangat tidak mungkin pasukan Ukraina masih memegang posisi di dalam Soledar sendiri.
Meski begitu, Reuters tidak dapat segera memverifikasi situasi di Soledar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-pada-Senin-9-Mei-2022.jpg)