Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-315: Sebanyak 89 Tentara Putin Tewas Akibat Serangan di Makiivka
Kondisi terkini perang, Rabu (4/1/2023): Rusia klaim bahwa 89 tentaranya tewas akibat serangan Ukraina di Kota Makiivka, wilayah Donetsk.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-pada-Senin-9-Mei-2022.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Rabu (4/1/2023) terhitung telah berlangsung 315 hari lamanya.
Kabar terbaru dalam perang adalah Rusia mengatakan sejumlah 89 tentaranya tewas akibat serangan Ukraina di Kota Makiivka.
Presiden Rusia Vladimir Putin memulai invasi ini dengan memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina sejak Kamis (24/2/2022).
Invasi yang disebut Putin sebagai 'operasi militer khusus' ini memiliki tujuan untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-314: Kyiv Akui Serangan di Makiivka yang Tewaskan Pasukan Putin
Namun seiring perkembangannya, Rusia justru mencaplok 4 wilayah Ukraina sekaligus yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
Konflik antar negara bertetangga itu, sampai saat ini masih berlanjut dan belum tampak akan segera berakhir.
Kabar Terbaru Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-315 perang Rusia dengan Ukraina:
- Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Rabu bahwa sebanyak 89 prajurit tewas dalam serangan Ukraina di Kota Makiivka, wilayah Donetsk yang dikuasai pasukan Moskow.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-313: Ibu Kota Kyiv Diserang hingga 45 Drone Iran Dilumpuhkan
Dikatakan alasan utama serangan itu adalah penggunaan ponsel yang tidak sah oleh pasukan.
Rusia sebelumnya mengatakan bahwa sejumlah 63 tentaranya tewas dalam serangan di Kota Makiivka, Ukraina tepat setelah tengah malam pada Hari Tahun Baru.
- Serangan Ukraina di Kota Makiivka menghasilkan "kritik signifikan terhadap kepemimpinan militer Rusia", menurut sebuah laporan dari Institute for the Study of War (ISW).
Beberapa blogger dan komentator pro-perang Rusia terkemuka mengakui serangan itu, dengan banyak yang menyatakan jumlah korban lebih tinggi daripada angka yang dilaporkan secara resmi.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-311: Zelensky Klaim Pasukannya Buat Kemajuan Kecil di Donbas
- Staf umum angkatan bersenjata Ukraina mengatakan hingga 10 unit peralatan militer Rusia dari berbagai jenis di Makiivka yang diduduki rusak atau hancur.
Ukraina jarang mengumumkan tanggung jawab atas serangan terhadap wilayah yang dikuasai Rusia di Ukraina.
Namun militernya melaporkan serangan di Makiivka sebagai "serangan terhadap tenaga kerja dan peralatan militer Rusia".
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-310: Belarus Protes setelah Wilayahnya Dihantam Rudal Ukraina
- Gambar satelit yang diambil oleh perusahaan Planet Labs yang berbasis di Amerika Serikat yang konon menunjukkan akibat serangan di Makiivka telah beredar online, menampakkan bangunan yang diduga menampung pasukan Rusia sebelum dan sesudah dihantam.
Gambar-gambar tertanggal 2 Januari itu menunjukkan sebuah bangunan yang hampir seluruhnya hancur.
Rekaman yang tidak diverifikasi yang di-posting online setelah ledakan juga menunjukkan sebuah bangunan besar menjadi puing-puing berasap.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-309: Zelensky Sebut Tak Ada Tempat yang Tak Berdarah di Bakhmut
- Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak menegaskan kembali dukungan untuk Ukraina selama panggilan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Keduanya membahas kerja sama pertahanan lebih lanjut, kata pernyataan mereka.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-308: Putin Larang Pasok Minyak ke Negara yang Batasi Harga
- Di televisi nasional di Ukraina, Yuriy Ignat, Juru Bicara Angkatan Udara Ukraina, mengatakan hampir 500 drone Rusia telah ditembak jatuh sejak September 2022.
- Tidak mungkin Rusia akan mencapai terobosan signifikan di dekat Bakhmut di wilayah Donetsk timur Ukraina dalam beberapa minggu mendatang, kata Kemhan Inggris.
Hal ini sebagian karena Rusia kemungkinan melakukan operasi ofensif di daerah itu hanya pada tingkat peleton atau seksi, menurut Kemhan Inggris.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-307: Drone Kyiv Serang Pangkalan Udara Rusia, 3 Orang Tewas
- PM Prancis Elisabeth Borne mengatakan dia lebih percaya diri atas situasi pasokan energi Prancis untuk beberapa minggu ke depan.
Dia mengutip konsumsi yang lebih rendah dan peningkatan keluaran tenaga nuklir.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-304: Putin Ingin Tentaranya Segera Dilengkapi Peralatan Militer
- Negara-negara anggota NATO akan membahas target pembelanjaan pertahanan mereka dalam beberapa bulan mendatang.
Karena beberapa dari mereka menyerukan untuk mengubah target 2 persen menjadi angka minimum, kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg kepada kantor berita Jerman DPA.
- Ukraina dan Uni Eropa akan mengadakan pertemuan puncak di Ibu Kota Kyiv pada 3 Februari 2023 mendatang untuk membahas dukungan keuangan dan militer, kata kantor Zelensky.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)