Kamis, 12 Maret 2026

Berita Populer Gorontalo

Gorontalo Kemarin: Pemenang Lomba Desa dan Kelurahan dan 17 Polisi Gorontalo Dipecat Sepanjang 2022

Puluhan artikel dipublikasi pada Rabu (28/12/2022) kemarin, namun hanya lima artikel di bawah ini kami sajikan kembali.

Tayang:
zoom-inlihat foto Gorontalo Kemarin: Pemenang Lomba Desa dan Kelurahan dan 17 Polisi Gorontalo Dipecat Sepanjang 2022
TribunGorontalo.com
Berita Populer Gorontalo, edisi Kamis 29 Desember 2022 

Puluhan artikel dipublikasi pada Rabu (28/12/2022) kemarin, namun hanya lima artikel di bawah ini kami sajikan kembali. Masih relevan dibaca hari ini, Kamis (29/12/2022), apalagi menempati Top News dalam 24 jam terakhir. 

Daftar Pemenang Lomba Desa dan Kelurahan Se-Gorontalo, Ini Nama-namanya

Penjabat Gubernur Hamka Hendra Noer membacakan hasil lomba desa dan kelurahan.
Penjabat Gubernur Hamka Hendra Noer membacakan hasil lomba desa dan kelurahan.(TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Hasil lomba desa dan kelurahan dirilis ke publik. Pj Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer membacakan hasil itu di Gedung El Hajj Convention, Selasa (27/12/2022). 

Desa Pilohayanga, Kabupaten Gorontalo keluar sebagai peringkat pertama kategori desa. 

Lalu Kelurahan Tomulabutao, Kota Gorontalo sebagai peringkat pertama kategori kelurahan.

Selanjutnya peringkat kedua masing-masing diraih oleh Desa Taluduyunu, Kabupaten Pohuwato dan Kelurahan Hepuhulawa, Kabupaten Gorontalo. 

Lalu Desa Tombulilato, Bone Bolango dan Kelurahan Pauwo, Bone Bone Bolango berada di peringkat ketiga. 


Baca Selengkapnya

Angka IDM Gorontalo Naik, Kini Tak Ada Lagi Desa Berkategori Tertinggal

Penjagub Gorontalo Hamka Hendra Noer (tengah), berdialog dengan para camat, lurah dan kades dalam rangka mendukung program nasional penggunaan teknologi ramah lingkungan dan penurunan stunting di Gedung El Hajj Convention, Selasa (27/12/2022).
Penjagub Gorontalo Hamka Hendra Noer (tengah), berdialog dengan para camat, lurah dan kades dalam rangka mendukung program nasional penggunaan teknologi ramah lingkungan dan penurunan stunting di Gedung El Hajj Convention, Selasa (27/12/2022).(TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Hasil pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2022 di Provinsi Gorontalo mengalami peningkatan. Jika pada tahun 2021 masih ada satu desa dengan status sangat tertinggal, maka tahun 2022 tidak ada lagi desa dengan status tersebut.

Secara keseluruhan untuk IDM dengan status mandiri yang pada tahun 2021 sebanyak enam desa, naik menjadi 44 desa. Desa maju 127, naik 253 desa. Status berkembang dari 417, menjadi 336 desa, serta tertinggal yang tahun 2021 sebanyak 61, tersisa 24 desa.

“Kita patut berbangga, keberhasilan membangun desa ini berkat sinergi, kolaborasi, dan kerja sama seluruh aparatur pemerintah dari tingkat provinsi hingga desa dan kelurahan, serta partisipasi yang luar biasa dari masyarakat,” kata Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer, pada dialog bersama camat, lurah dan kepala desa di Gedung El Hajj Convention, Kota Gorontalo, Selasa (27/12/2022).

Baca juga: RS Aloei Saboe Gorontalo Tetap Siaga Covid-19, Ruang Isolasi Tetap Dibuka

Indikator pembangunan kelurahan juga mengalami peningkatan. Berdasarkan data aplikasi EPDESKEL, dalam kurun dua tahun terakhir jumlah kelurahan cepat berkembang di Provinsi Gorontalo sebanyak 39, kelurahan berkembang 31, dan kelurahan kurang berkembang nol.


Baca Selengkapnya

Kisah Sugeng 6 Tahun Merantau dari Jawa Timur, Jualan Bakso Keliling di Gorontalo

Potret Bakso Mas Takim yang dijual Sugeng.
Potret Bakso Mas Takim yang dijual Sugeng.(TribunGorontalo.com/Apris Nawu)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Seperti biasa, sejak pagi Sugeng sudah berjualan bakso keliling di pinggiran Jalan Jendral Sudirman No 30,  Kelurahan Wumialo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Rabu (28/12/2022). 

Tak peduli panas matahari, pria berusia 37 tahun itu jalan kaki berjualan dengan mengenakan kaos oblong.

Sugeng adalah warga Jember, Jawa Timur, merantau ke Gorontalo sejak 2017. Alasanya demi mencari uang untuk keluarga tercinta.

Enam tahun di Gorontalo, Sugeng berjualan bakso keliling.

"Saya sudah enam tahun di Gorontalo jualan bakso keliling." ungkap Sugeng.


Baca Selengkapnya

VIDEO: Bahasa Gorontalo Terancam Punah Karena Ditinggal Anak Muda

TUMBNAIL VIDEO -- kepala kantor bahasa Gorontalo
TUMBNAIL VIDEO -- kepala kantor bahasa Gorontalo(TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Anak muda Gorontalo kini mulai meninggalkan bahasa Gorontalo. Penyebabnya, karena dianggap ketinggalan zaman. 

Padahal menurut Kepala Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo, Armiati Rasyid, Bahasa Gorontalo adalah identitas daerah. Juga menjadi bagian dari kekayaan bangsa. 

Karena itu kata Armiati Rasyid, "Kantor Bahasa telah berupaya optimal dalam melaksanakan perlindungan, pengembangan, serta pembinaan bahasa dan sastra daerah," ucap Armiati, Selasa (27/12/2022). 

Berbagai upaya pun dilakukan demi menjaga bahasa Gorontalo ini tak punah. Pihaknya berupaya agar masyarakat di Gorontalo tetap membudayakan bahasa daerah.

"Apa penyebab bahasa daerah bisa punah. pertama  jika bahasa daerah Gorontalo sudah tidak digunakan. Kedua, tidak diwariskan," ungkapnya Armiati pada acara Taklimat Media.


Baca Selengkapnya


Baca Selengkapnya

Polda Gorontalo Pecat 17 Polisi Sepanjang 2022, Rata-rata Bolos Kerja

Kapolda Gorontalo, Irjen Helmy Santika dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2022, di Polda Gorontalo Rabu (28/12/2022).
Kapolda Gorontalo, Irjen Helmy Santika dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2022, di Polda Gorontalo Rabu (28/12/2022).(TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Polda Gorontalo sepanjang tahun 2022 telah memecat sedikitnya 17 anggota Polri. Hal itu terungkap dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2022, Rabu (28/12/2022)

Para anggota Polri ini dipecat dengan tidak hormat (PTDH). Menurut data yang disampaikan oleh Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Helmy Santika rata-rata anggota polisi ini dipecat karena bolos kerja. 

Secara detail, data yang dipaparkan Helmy, ada 10 anggota polisi yang dipecat karena bolos kerja atau desersi.

Lalu, ada tiga polisi dengan kasus penganiayaan, satu polisi kasus narkoba, dua karena kesalahan prosedur, dan satu orang asusila. 

Kata Helmy, tindakan PTDH ini berarti dua hal untuk Polda Gorontalo. Pertama sebagai tindakan tegas kepada para pelanggar, namun di sisi lain justru menyusutkan jumlah personel Polda Gorontalo. 


Baca Selengkapnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved