Perang Rusia Ukraina
Ukraina Tuntut agar Rusia Dihapuskan dari Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB
Update perang hari ke-307: Kementerian Luar Negeri Ukraina menuntut agar Rusia dihapus dari anggota tetap Dewan Keamanan PBB, begini sebabnya.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Wahid Nurdin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/kuleba_.jpg)
Badan tersebut juga dapat dibuat impoten oleh satu anggota pemegang hak veto, seperti yang ditunjukkan pada bulan Februari 2022.
Yakni ketika para diplomat terus membaca pernyataan yang telah ditulis sebelumnya tepat ketika Rusia mulai membombardir Ukraina.
Presiden AS Joe Biden pada bulan September 2022 lalu mengatakan dia mendukung perluasan Dewan Keamanan dan agar Dewan Keamanan "menjadi lebih inklusif".
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-302: Temui Biden, Zelensky Percaya AS Bisa Bebaskan Ukraina
Ini merupakan seruan yang jarang dilakukan dari Washington, mengingat bahwa Dewan Keamanan PBB terkenal untuk menginvasi Irak selama pemerintahan George W. Bush.
Sejak invasi Rusia ke Ukraina, kekuatan Barat telah mempelajari aturan prosedural PBB untuk memastikan Rusia tidak dapat memblokir pertemuan Dewan Keamanan.
Mereka telah beralih ke badan PBB lainnya yaitu Majelis Umum yang beranggotakan 193 orang, untuk mencari kecaman atas tindakan Rusia.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)