Senin, 16 Maret 2026

PDIP

PDIP Desak Jokowi Ganti Menteri dari Nasdem Syahrul dan Siti: Demokrat Peringatkan Presiden

Desakan reshuffle kabinet mengencang memasuki tahun politik 2023. Kinerja menteri dari Partai Nasdem jadi sorotan politikus PDIP.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto PDIP Desak Jokowi Ganti Menteri dari Nasdem Syahrul dan Siti: Demokrat Peringatkan Presiden
kompas.com
Kabinet Indonesia Maju Jilid II di Istana Merdeka, Jakarta. Desakan reshuffle kabinet mengencang memasuki tahun politik 2023. Kinerja menteri dari Partai Nasdem jadi sorotan politikus PDIP. 

Kendati demikian, Jokowi tidak mengungkapkan kapan reshuffle kabinet akan dilakukan.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengingatkan Jokowi untuk berhati-hati dalam melakukan reshuffle kabinet apabila kabar tersebut benar terjadi.

Herzaky mengatakan, rakyat berharap besar dalam reshuffle yang akan Jokowi lakukan terhadap menteri-menterinya.

"Beliau sebaiknya sangat berhati-hati jika memang benar akan melakukan reshuffle. Ada harapan besar rakyat di dalamnya jika benar Presiden Jokowi mau melakukan reshuffle," ujar Herzaky saat dimintai konfirmasi, Senin (26/12/2022).

Herzaky menjelaskan, reshuffle yang Jokowi lakukan harus memberi manfaat yang sebesar-besarnya demi kepentingan rakyat. Menurutnya, Jokowi tidak boleh melakukan reshuffle karena langkah politis semata.

"Bukan langkah politis semata, yang tak berdampak apa-apa bagi nasib rakyat banyak yang kesusahan sejak pandemi," tuturnya.

Kemudian, Herzaky menyinggung waktu kerja Jokowi yang tersisa 2 tahun lagi, sehingga rakyat berharap kinerja kabinet semakin membaik dan fokus memulihkan kondisi negeri.

Herzaky mendorong para menteri tidak genit dalam memanfaatkan jabatan.

"Bukan malah bergenit-genit ria memanfaatkan jabatan untuk kampanye. Kasihan Presiden Jokowi dan rakyat, kalau malah menterinya tidak fokus bekerja memperbaiki kondisi negeri kita yang sedang berat ini," papar Herzaky.

Walau begitu, Herzaky menyadari bahwa reshuffle merupakan hak prerogatif Jokowi sebagai Presiden.

Dia yakin Jokowi mengetahui apa yang dibutuhkan dalam pemerintahan saat ini, apakah perlu dilakukan reshuffle atau tidak dan pejabat mana yang perlu diganti.

"Penilaian kinerja tiap menterinya kan yang tahu beliau sendiri. Mana yang masih perlu diakselerasi, mana yang sudah sesuai dengan harapan beliau, dan mana yang harus diganti pejabatnya untuk memperbaiki kinerjanya," imbuhnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PDI-P Minta 2 Menteri Nasdem Dievaluasi, Demokrat Ingatkan Jokowi soal "Reshuffle"

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved