Senin, 9 Maret 2026

Uni Eropa - G7 - Australia Batasi Harga Minyak Rusia untuk Hentikan Perang Ukraina

Negara-negara G7, Australia dan Uni Eropa telah menyepakati batas harga 60 dolar per barel untuk minyak mentah Rusia.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Uni Eropa - G7 - Australia Batasi Harga Minyak Rusia untuk Hentikan Perang Ukraina
Kolase TribunGorontalo.com
Presiden Uni Eropa Ursula von der Leyen berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymir Zelensky. Negara-negara G7, Australia dan Uni Eropa telah menyepakati batas harga 60 dolar per barel untuk minyak mentah Rusia. 

Namun, ketua komite urusan luar negeri majelis rendah Rusia mengatakan kepada kantor berita TASS bahwa itu membahayakan keamanan energinya sendiri.

Itu juga melanggar hukum pasar, kata Leonid Slutsky.

Von der Leyen mengatakan di Twitter bahwa "itu akan membantu kami menstabilkan harga energi global, menguntungkan negara berkembang di seluruh dunia", menambahkan bahwa batas tersebut akan "disesuaikan dari waktu ke waktu" untuk bereaksi terhadap perkembangan pasar.

Gedung Putih Menyambut Naik

“Pembatasan harga akan membantu membatasi kemampuan (Vladimir) Putin untuk mengambil keuntungan dari pasar minyak sehingga dia dapat terus mendanai mesin perang yang terus membunuh warga Ukraina yang tidak bersalah,” kata juru bicara keamanan nasional John Kirby kepada wartawan.

Eropa perlu menetapkan harga rendah yang akan dibayar oleh negara lain pada hari Senin, ketika embargo UE atas minyak Rusia yang dikirim melalui laut dan larangan asuransi untuk pasokan tersebut mulai berlaku.

“Melumpuhkan pendapatan energi Rusia adalah inti dari menghentikan mesin perang Rusia,” kata Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas, seraya menambahkan bahwa dia senang batasan itu diturunkan beberapa dolar tambahan dari proposal sebelumnya.

Dia mengatakan setiap dolar yang dikurangi menekan menjadi 2 miliar dolar lebih sedikit untuk biaya perang Rusia.

“Bukan rahasia lagi bahwa kami ingin harganya lebih rendah,” tambah Kallas.

“Harga antara 30-40 dolar akan merugikan Rusia secara substansial. Namun, ini adalah kompromi terbaik yang bisa kami dapatkan.”

Angka 60 dolar mendekati harga minyak mentah Rusia saat ini, yang baru-baru ini turun di bawah 60 dolar per barel. Ada kritik bahwa itu tidak cukup rendah untuk memotong salah satu sumber pendapatan utama Rusia.

Ini masih merupakan potongan besar untuk patokan internasional Brent, yang turun menjadi 85,48 dolar per barel pada hari Jumat, tetapi bisa cukup tinggi bagi Moskow untuk tetap menjual meski menolak gagasan pembatasan.

Putin sebelumnya telah memperingatkan bahwa Rusia tidak akan menjual minyak di bawah batas harga dan akan membalas negara-negara yang menerapkan tindakan tersebut.

Putin dan Biden: Akankah Mereka Berbicara?

Kecil kemungkinan Putin dan Presiden AS Joe Biden akan berbicara dalam waktu dekat, tentang minyak atau perang di Ukraina.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved