Rabu, 4 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-279: Penembakan di Bakhmut hingga Stok Senjata Ukraina Menipis

Kondisi terkini perang Rusia, Selasa (29/11/2022): penembakan hebat di Bakhmut hingga persediaan senjata AS untuk Ukraina mulai menipis.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-279: Penembakan di Bakhmut hingga Stok Senjata Ukraina Menipis
Tangkapan Layar The Guardian
Foto: Tim penyelamat Ukraina saat melakukan proses evakuasi di bangunan tempat tinggal yang rusak akibat serangan militer Rusia di Kota Chasiv Yar wilayah Donetsk Ukraina beberapa waktu lalu. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-279 pada Selasa (29/11/2022): penembakan hebat pasukan Rusia di Kota Bakhmut terus berlanjut hingga persediaan senjata bantuan dari Amerika Serikat dan sekutu untuk Ukraina mulai menipis. 

Pasalnya, Ukraina menghadapi minggu dingin dan kegelapan lagi setelah serangan Rusia pada jaringan listriknya menyebabkan pemadaman bergilir.

Baca juga: Update Perang Rusia Hari Ke-275: 15.000 Orang Ukraina Hilang hingga Upaya Kyiv Pulihkan Listrik

- AS sedang mempertimbangkan proposal Boeing untuk memasok Ukraina dengan bom murah dan presisi kecil yang dipasang pada roket yang tersedia melimpah.

Sehingga memungkinkan Kyiv menyerang jauh di belakang garis Rusia saat Barat berjuang untuk memenuhi permintaan lebih banyak senjata.

Persediaan militer AS dan sekutu menyusut, menurut staf umum angkatan bersenjata Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-275: Diserang Pasukan Putin, Seluruh PLTN Ukraina Terputus

- DTEK, produsen listrik swasta terbesar Ukraina, mengatakan akan mengurangi pasokan listrik sebesar 60 persen untuk konsumennya di Kyiv.

Operator jaringan nasional Ukrenergo mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya terpaksa melanjutkan pemadaman darurat reguler di seluruh negeri setelah kemunduran dalam upayanya untuk memperbaiki infrastruktur energi.

- Pasukan Ukraina merusak sebuah jembatan kereta api di utara Kota Melitopol yang diduduki Rusia di selatan yang telah menjadi kunci untuk memasok pasukan Rusia, kata angkatan bersenjata Ukraina.

Baca juga: Vladimir Putin Bertemu dengan Para Ibu Tentara Rusia yang Perang Ke Ukraina, Apa Tujuannya?

- Rusia secara sporadis menembaki kota-kota tanpa tujuan strategis yang jelas selain menimbulkan korban.

Penjaga mengunjungi distrik perumahan di Dnipro, di mana serangkaian rumah dihancurkan oleh hulu ledak fragmentasi, yang dirancang untuk menimbulkan korban maksimum.

- Kantor kejaksaan Ukraina mengatakan 329 anak dianggap hilang di Ukraina, sementara 12.034 telah dideportasi ke Rusia.

Baca juga: Bantu Kyiv Lawan Serangan Rusia, Inggris Kirimkan Helikopter ke Ukraina untuk Pertama Kalinya

Menurut portal anak-anak perang pemerintah Ukraina, 440 anak telah tewas akibat perang Rusia dan 851 anak dilaporkan terluka.

- Rusia telah "menunda secara sepihak" pembicaraan dengan AS yang bertujuan untuk melanjutkan inspeksi senjata nuklir di Kairo minggu ini.

Hal itu telah dikonfirmasi oleh Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-274: Negaranya Terancam Beku, Zelensky Desak PBB Ambil Tindakan

Pembicaraan antara pejabat AS dan Rusia dijadwalkan akan dimulai besok.

Sementarai itu, Kementerian Luar Negeri Rusia mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa pembicaraan tidak akan dilakukan lagi minggu ini.

- Hotline perang Ukraina antara Rusia dan AS telah digunakan sekali, menurut sumber Reuters.
Jalur komunikasi dibuat pada awal perang.

Pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa AS memprakarsai seruan pada jalur "deconfliction" untuk mengomunikasikan keprihatinannya tentang operasi militer Rusia di dekat infrastruktur kritis di Ukraina.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved