Pentingnya Peran Pemuda Milenial Terhadap Politik

Perubahan yang sangat berarti bagi bangsa Indonesia. Dalam hal ini peran pemudalah yang sangat dibutuhkan.

Editor: Dinie S Awwali
Apris Nawu
Apris Nawu Jurnalis dan Alumni Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Gorontalo 

Dari paradigma tersebut sebagai generasi yang akan membangun bangsa dan negara, harus pandai dalam menilai dan memilah mana yang harus dilakukan, agar tidak ada lagi yang beranggapan bahwa politik tidak seburuk yang dilihat. Dimana dalam membangun suatu bangsa yang berperan tak kalah pentingnya yaitu Generasi Milenial.

Generasi Milenial merupakan Generasi yang berperan penting dalam membangun Bangsa dan Negara, generasi milenial juga dikenal sebagai generasi yang cerdas dan bekerja keras. Seperti yang dikatakan oleh Presiden kita yang pertama (Dr. Ir. H. Soekarno Hatta) bahwa “Beri Aku 10 Pemuda Niscaya akan kuguncangkan Dunia”. Dari kata-kata tersebut kita bisa memahami bahwa, Pemuda sangat berperan dalam membangun bangsa dan negara ke arah yang lebih baik, karena pemuda merupakan gerasi penerus bangsa.

Dalam kehidupan sehari-hari kita, tidak terlepas pada yang namanya politik. Karena, pada dasarnya kita terlahir untuk membangun bangsa yang lebih baik. Dimana dalam menentukan pilihan seseorang terikat dengan yang namanya kebutuhan dan kewajiban. Yang dimaksud dengan kebutuhan disini, setiap orang tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Sedangkan yang dimaksud dengan kewajiban yaitu, yang harus dilakukan sesuai dengan semestinya, tanpa melebih-lebihkan atau mengurangi dari apa yang ada semestinya.

Tetapi jika kita lihat sekarang ini masih banyak anak muda yang tidak terlalu berperan aktif atau tidak tertarik dalam dunia politik. Contohnya, saat pemilihan masih banyak yang memilih tidak sesuai dengan hati nuraninya sendiri, melainkan mengikuti apa yang dipilih oleh keluarga atau memilih mana yang paling banyak dipilih. Dari sini kita sudah bisa lihat bahwa, kita tidak menjalankan kewajiban sebagai warga negara yang baik, karena tidak mengikuti prosedur yang ada yaitu memilih sesuai hati nurani tersebut.

Jadi pada intinya sebagai penerus bangsa harus berfikir tentang bagaimana Indonesia kedepannya, harus menjalankan apa yang menjadi kewajiban sebagai warga negara yang baik, dengan selalu mengikuti proses yang ada (Kalau bukan sekarang kapan lagi, Kalau bukan Kita siapa lagi).

Pemuda memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah dan tujuan bangsa. Berawal dari peristiwa Sumpah Pemuda 1928, para pemuda Indonesia dari segala penjuru Indonesia mengikrarkan Sumpah Pemuda “Bertanah air satu, Berbangsa satu, dan Berbahasa satu: Indonesia.” Pemuda menjadi salah satu hal terpenting bagi Indonesia.

Pemuda juga hendaknya sadar bahwa mereka adalah harapan sekaligus ujung tombak pembangunan suatu bangsa. Pemuda-pemuda memiliki andil sebagai agen perubahan yang berarti pemuda memiliki peran untuk menjadi pusat dari kemajuan bangsanya sendiri, yaitu Indonesia.

Banyak gerakan-gerakan pemuda yang terbentuk di Indonesia. Dari tahun sebelum merdeka sampai Indonesia merdeka, gerakan pemuda ini sudah ada dan paling berpengaruh besar terhadap Indonesia. Kontribusi dari para pemuda dapat mempengaruhi politik dan ketatanegaraan Indonesia.

Organisasi pelajar yang pertama kali dibentuk yaitu Trikoro Darmo. Gerakan-gerakan yang dibentuk untuk memperluas asal dari para pemudanya pada saat itu antara lain Jong Java, Pemuda Indonesia, dan Jong Sumatra. Selain itu, ada juga gerakan pemuda yang belatarbelakang keagamaan, seperti Muda Kristen Djawi dan Jong Islamieten Bond. Ada juga yang bagian dari partai politik, seperti Pemuda Muslimin Indonesia (PSII), Pemuda Ansor (NU), dan Pemuda Muhammadiyah (Muhammadiyah).

Dari gerakan-gerakan pemuda tersebut, menunjukkan bahwa negara Indonesia tidak lepas dari peran pemuda. Peran pemuda tersebut pun peran dalam perubahan tata negara di Indonesia.

Dengan segala pemikiran dan akal yang didapat atau dimiliki oleh para pemuda, dituangkan ke dalam gerakan-gerakan yang mereka bentuk. Pemikiran atau akal yang mereka dapat berasal dari Politik Etis, yang di mana Belanda memberi kesempatan kepada para pemuda Indonesia untuk bisa mendapat pendidikan.

Kebijakan itulah yang melahirkan golongan yang berpendidikan dan sadar akan realitas sosial yang dihadapi pada saat itu. Hal ini yang membuat para pemuda mendirikan organisasi-organisasi atau gerakan-gerakan diberbagai bidang. Setiap gerakan tersebut berpengaruh dalam merubah politik dan ketatanegaraan bangsa Indonesia.

Perkembangan zaman semakin cepat. Melihat dari peran pemuda pada zaman dahulu yang berhasil memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, pastinya pemuda zaman sekarang bisa juga berperan untuk bangsa Indonesia. Dengan segala pengetahuan yang para pemuda dapatkan, pasti sangat juga dibutuhkan bangsanya untuk melakukan atau membantu perubahan yang dilakukan oleh bangsanya. (*)

Disclaimer:

Artikel ini adalah Opini penulis. Segala materi yang ditulis adalah tanggung jawab penulis dan tidak mewakili redaksi TribunGorontalo.com.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved