Pentingnya Peran Pemuda Milenial Terhadap Politik
Perubahan yang sangat berarti bagi bangsa Indonesia. Dalam hal ini peran pemudalah yang sangat dibutuhkan.
OPINI
Oleh: Apris Nawu - Jurnalis dan Alumni Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo
Melihat keadaan politik di Indonesia yang semakin miris, tentunya diperlukan suatu perubahan.
Perubahan yang sangat berarti bagi bangsa Indonesia. Dalam hal ini peran pemudalah yang sangat dibutuhkan. Hampir setiap kegiatan pemilu, peran pemuda cukup mendominasi. Tak dapat dipungkiri, dukungan pemuda dalam setiap pemilu tak pernah surut. Tidak saja di Indonesia, di setiap negara mana pun partisipasi pemuda dalam pemilu selalu dominan.
Pemilu bukan hanya sekadar momen di mana masyarakat yang telah memiliki hak pilih untuk memilih para wakil rakyat, namun di dalam pilihan mereka tersebut tersimpan harapan yang sangat besar dalam mengubah masa depan bangsa Indonesia. Apalagi para pemuda milenial harapan bangsa.
Mereka berharap bahwa nantinya wakil rakyat tersebutlah yang dapat menampung segala aspirasi masyarakat yang dapat mengubah masa depan bangsa ke arah yang lebih baik. Namun sayangnya, akhir-akhir ini pemilu dijadikan sebagai ajang untuk mencari keuntungan semata oleh pihak-pihak tertentu.
Partai-partai politik semakin banyak bermunculan. Mereka semua bersaing untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat dengan segala cara.
Tak sampai di situ saja bahkan sekarang banyak sekali partai politik di Indonesia yang merekrut kalangan selebriti untuk menjadi kader politik mereka dan tidak jarang kebanyakan dari mereka tidak memiliki dasar pendidikan di bidang politik yang memang seharusnya menjadi suatu standar apabila seseorang ingin berkiprah di dunia politik.
Bermodalkan ketenaran mereka sebagai selebriti, mereka pun berlomba-lomba untuk masuk ke partai politik dan bahkan berani mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Hal ini tentu pada awalnya para pemuda hanya berkontribusi sebagai masyarakat yang memilik hak pilih. Tetapi sebenarnya para pemuda di Indonesia memiliki potensi yang lebih dari sekadar pemilih aktif. Pemuda dapat berkontribusi langsung secara aktif dalam dunia perpolitikan di Indonesia.
Kemampuan pemuda Indonesia dalam berpolitik tidak dapat diremehkan lagi. Pemikiran mereka yang kritis terhadap kebijakan-kebijakan politik dapat menjadi suatu pembaharuan dalam dunia perpolitikan. Saat ini sedikit demi sedikit telah terjadi pergeseran pandangan masyarakat terhadap pemuda Indonesia yang dulunya hanya dianggap sebagai kaum anarkis menjadi kaum intelektual yang berpikitan kritis. sangat disayangkan karena Pemilu merupakan pesta demokrasi terbesar di Indonesia yang diadakan setiap lima tahun sekali. Tetapi justru hasil yang didapatkan adalah sebaliknya.
Pemikiran kritis yang dimiliki oleh pemuda-pemudi Indonesia telah mampu mewakili aspirasi rakyat Indonesia. Dan dikarenakan hal inilah dapat dikatakan bahwa sebenarnya pemuda-pemudi Indonesialah yang menjadi wakil rakyat Indonesia dalam menyuarakan semua aspirasi mereka dan tuntutan mereka atas pemenuhan hak.
Indonesia merupakan Negara yang menganut sistem Demokrasi yang tidak terlepas dari politiknya, baik itu dalam kehidupan bernegara atau dalam kehidupan sehari-hari, yang dilakukan oleh masyarakat dalam memilih siapa saja yang akan memimpin Indonesia kedepannya, dan apakah pemimpin tersebut bertanggung jawab atau tidak. Pemilihan tersebut dilakukan dengan cara berpolitik yang dilakukan oleh seluruh rakyat Indonesia.
Politik adalah usaha yang dijalankan oleh warga negara bertujuan untuk mewujudkan kebaikan bersama (Aristoteles). Menurut Rod Hague, politik adalah suatu kegiatan yang masih ada kaitannya dengan bagaimana cara kelompok tertentu, untuk mencapai berbagai keputusan yang sifatnya kolektif, serta mengikat berdasarkan usaha untuk mendamaikan perbedaan-perbedaan diantara anggota-anggotanya.
Jadi, secara umum dapat diambil kesimpulan bahwa, politik adalah ilmu atau kegiatan yang masih erat kaitannya dengan berbagai kegiatan kenegaraan dan merupakan. Suatu usaha yang dilakukan oleh seseorang, guna mencapai suatu tujuan yang diinginkan baik untuk kepentingan universal, kelompok-kelompok tertentu ataupun untuk Kepentingan Individu demi tercapainya suatu tujuan.
Tetapi jika kita lihat sekarang politik selalu dianggap negatif oleh sejumlah pihak, karena mereka sering menonton atau membaca koran dan melihat kegiatan politik merupakan kegiatan yang kejam dan kotor, tetapi sebenarnya yang menentukan politik itu akan mengarah ke mana semua tergantung pada siapa yang menjalankannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/271122-Apriiiis.jpg)