Arti Kata
Mengenal Apa Itu IndoVac, Vaksin Covid-19 yang Dipakai Jokowi untuk Vaksinasi Booster Kedua
Presiden Jokowi memakai vaksin IndoVac sebagai vaksinasi Covid-19 booster kedua, Apa itu IndoVac? terbuat dari apa dan siapa yang memproduksi?
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/jokowi-vaksin-booster-kedua-pada-kamis-24-november-2022.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan booster vaksinasi Covid-19 kedua atau vaksin dosis keempatnya pada Kamis (24/11/2022).
Vaksin booster kedua yang diberikan kepada Presiden Jokowi ialah IndoVac.
Apa Itu IndoVac?
Dilansir TribunGorontalo.com dari laman kemkes.go.id, IndoVac adalah vaksin untuk Covid-19 berbasis virus yang dilemahkan.
Baca juga: KTT G20 Setujui Pandemic Fund Senilai Rp 481 Triliun yang Diusulkan Jokowi, Apa Itu Pandemic Fund?
Vaksin IndoVac merupakan salah satu vaksin yang diproduksi di dalam negeri oleh PT Biofarma.
Vaksin Indovac terbuat dari kandungan zat aktif rekombinan Receptor-Binding Domain (RBD) protein S virus SARS-Cov-2.
Vaksin Indovac merupakan vaksin Covid-19 dengan platform rekombinan protein subunit yang dikembangkan oleh PT Biofarma bekerja sama dengan Baylor College of Medicine, Amerika Serikat.
Baca juga: Apa Itu Omicron XBB? Subvarian Baru Covid-19 yang Sudah Masuk ke Indonesia, Disertai Gejala Pasien
Vaksin IndoVac diluncurkan oleh Presiden Jokowi bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Direktur Utama PT Biofarma Honesti Basyir pada Kamis (13/10/2022) lalu di gedung PT Biofarma, Bandung.
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri BUMN Eric Tohir, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun turut serta dalam peluncuran Vaksin IndoVac itu.
Vaksin IndoVac diketahui telah memiliki izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan POM pada tanggal 24 September 2022.
Baca juga: Kemenkes Tetapkan KLB Polio Susul Kasus di Aceh, Apa Itu Polio? Kenali Gejala dan Bahayanya
Vaksin IndoVac pun telah siap digunakan untuk vaksin primer bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin Covid-19.
Selain IndoVac, vaksin Covid-19 yang diproduksi di Tanah Air yakni vaksin AWCorna dari PT Etana Biotechnologies Indonesia berbasis mRNA.
Jokowi Ajak Warga Vaksinasi
Presiden Jokowi mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk melakukan vaksinasi Covid-19 secara lengkap dengan ditambah dosis tambahan atau booster.
Baca juga: Jokowi Resmikan Bioetanol Tebu, Apa Itu Bioetanol? Bisakah Gantikan Bensin?
Ajakan tersebut disampaikan Presiden Jokowi setelah ia mendapatkan vaksin Covid-19 penguat atau booster kedua di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat (Jabar) pada Kamis kemarin.
“Pada pagi hari ini (Kamis, red) saya tadi baru saja divaksin booster, vaksin penguat," kata Presiden Jokowi seperti dilansir TribunGorontalo.com dari laman Sekretariat Kabinet, Jumat (25/11/2022).
"Dan ini saya ajak seluruh masyarakat utamanya tenaga kesehatan, utamanya lansia, dan juga orang-orang yang interaksinya tinggi antarmasyarakat,” sambungnya.
Baca juga: Apa Itu Etilen Glikol? Senyawa Kimia di Obat Sirup yang Diduga Sebabkan Gagal Ginjal Akut Anak
Menurut Presiden Jokowi, saat ini Indonesia telah menyuntikkan 205 juta dosis vaksin yang pertama, 172 juta dosis vaksin yang kedua, 66 juta dosis vaksin penguat pertama, dan 730 ribu dosis vaksin penguat yang kedua.
Presiden Jokowi menegaskan pentingnya vaksinasi booster untuk meningkatkan imunitas dan mencegah penularan Covid-19.
“Agar imunitas kita terjaga dan dapat memutus penularan Covid dari orang ke orang, ini yang paling penting,” jelas Presiden Jokowi.
Baca juga: Apa Itu Fomepizole? Obat Penawar Gagal Ginjal Akut yang Bakal Dibagikan Pemerintah Gratis
Sementara itu, Menkes Budi dalam keterangannya menjelaskan bahwa sebanyak 84 persen dari kasus Covid-19 yang meninggal dunia belum mendapatkan vaksinasi booster.
Selain itu, 74 persen kasus Covid-19 yang mendapatkan perawatan di rumah sakit dengan gejala sedang dan berat juga belum mendapatkan vaksinasi booster.
“Jadi buat teman-teman, buat masyarakat, tolong diingatkan agar cepat-cepat di-booster. Baru 66 juta dari 234 juta target sasaran kita yang di-booster, cepat di-booster, khususnya untuk tenaga kesehatan dan lansia diatas 60 tahun juga segera lakukan booster yang kedua,” tutur Menkes Budi.
Baca juga: Apa Itu Gagal Ginjal Akut? Penyakit yang Secara Misterius Serang Anak-anak di Indonesia
Adapun dalam Presiden Jokowi menggunakan vaksin IndoVac untuk vaksinasi Covid-19 booster yang kedua.
Menkes Budi pun menyatakan bahwa vaksin produksi dalam negeri tersebut sudah terbukti ampuh mencegah penularan Covid-19.
“Jangan lupa booster-nya pakai IndoVac, karena itu sudah terbukti sangat ampuh, tidak kalah dengan produksi luar negeri,” ucap Menkes Budi.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)