Arti Kata

Jokowi Resmikan Bioetanol Tebu, Apa Itu Bioetanol? Bisakah Gantikan Bensin?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmikan program bahan bakar nabati 'Bioetanol Tebu', apa itu Bioetanol? apakah lebih bagus dari bensin?

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
BPMI Setpres/Laily Rachev via Sekretariat Kabinet RI
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berada di pabrik bioetanol PT Energi Agro Nusantara (Enero) di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Jumat (4/11/2022) untuk meresmikan program “Bioetanol Tebu untuk Ketahanan Energi”. Apa itu Bioetanol? apakah bahan bakar nabati itu bisa gantikan bensin? 

TRIBUNGORONTALO.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja meresmikan program bahan bakar nabati yakni Bioetanol Tebu.

Peresmian itu dilakukan saat Presiden Jokowi mengunjungi pabrik Bioetanol PT Energi Agro Nusantara (Enero) di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Jumat (4/11/2022) kemarin.

Apa Itu Bioetanol?

Dilansir TribunGorontalo.com dari Sciencedirect, Bioetanol adalah biofuel (bahan bakar nabati) cair yang diproduksi melalui fermentasi ABE dari beberapa jenis bahan baku nabati.

Baca juga: Apa Itu Etilen Glikol? Senyawa Kimia di Obat Sirup yang Diduga Sebabkan Gagal Ginjal Akut Anak

Bahan baku nabati yang digunakan untuk Bioetanol antara lain seperti jagung, kedelai, jerami gandum, serpihan kayu, dan yang terbaru mikroalga.

Bioetanol merupakan biofuel terbarukan yang juga mengandung 35 persen oksigen, sehingga memberikan potensi untuk mengurangi emisi mobil.

Bioetanol dapat langsung digunakan dalam kendaraan dan berperan mirip dengan bahan bakar konvensional.

Bioetanol memiliki peringkat oktan tinggi yang memungkinkan rasio kompresi mesin tinggi yang meningkatkan efisiensi dan kinerja mesin.

Baca juga: Apa Itu Fomepizole? Obat Penawar Gagal Ginjal Akut yang Bakal Dibagikan Pemerintah Gratis

Namun, dibandingkan dengan bensin konvensional, bahan bakar tersebut memiliki kepadatan energi volumetrik yang rendah.

Hal ini berarti, kendaraan membutuhkan lebih banyak bioetanol per kilometer (sebanyak 50 persen) bila dibandingkan dengan bensin.

Jokowi soal Bioetanol Tebu

Presiden Jokowi berharap program “Bioetanol Tebu untuk Ketahanan Energi” bisa mencapai target sesuai tujuan.

Baca juga: Apa Itu CN? Jenis Gas Air Mata yang Sering Digunakan Aparat Kepolisian untuk Bubarkan Kerusuhan

Yakni Indonesia bisa mandiri dalam ketahanan pangan, termasuk tak lagi mengimpor gula dari negara lain.

“Tapi memang butuh waktu mungkin dalam jangka lima tahun ke depan. Target kita seperti itu,” ujar Presiden Jokowi di Mojokerto, Jumat, seperti dilansir TribunGorontalo.com dari laman Sekretariat Kabinet RI.

Halaman
12

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved