PIlpres 2024

'Perang' Survei Pilpres 2024: INES Unggulkan Airlangga Hartarto, SMRC Ganjar Pranowo

Jajak pendapat terbaru, Indonesia Network Election Survei (INES) menemukan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto paling dipilih responden.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto 'Perang' Survei Pilpres 2024: INES Unggulkan Airlangga Hartarto, SMRC Ganjar Pranowo
Kolase TribunGorontalo.com
Airlangga Hartarto dan Ganjar Pranowo. Jajak pendapat terbaru, Indonesia Network Election Survei (INES) menemukan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto paling dipilih responden sebagai presiden. 

Hasilnya Partai Golkar akan meraup 11 persen suara dalam Pileg 2024 dan menempati posisi ketiga sesudah Partai Gerindra dan PDI Perjuangan (PDIP).

Namun perolehan suara Golkar di Pileg 2024 bisa semakin besar jika parpol yang dipimpin Airlangga Hartarto itu mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres. 

Direktur Eksekutif SMRC, Saiful Mujani menjelaskan jika partai mengusung Ganjar, maka Golkar akan mendapatkan 17 persen suara pemilih. 

Survei ini menemukan bahwa Ganjar memiliki efek positif pada penguatan suara Golkar. 

Di sisi lain hasil survei juga memuat suara PDIP menjadi turun dari 25 persen jika Golkar mencalonkan Ganjar. Hal ini lantaran para pendukung Ganjar akan beralih mendukung Golkar dalam Pileg.

"Kalau Ganjar dicalonkan oleh Golkar, dia mengajak (sebagian) pemilihnya pergi ke Golkar," ujar Saiful dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/11/2022).

Lebih jauh Saiful menjelaskan peta kekuatan politik partai mengalami perubahan, jika Golkar mencalonkan Ganjar.

Hasil survei menjelaskan Partai Gerindra, PDIP, dan Golkar menjadi berimbang. 

"Kalau PDIP ingin menjaga suaranya, mereka harus hati-hati dengan fakta ini. Jangan sampai Ganjar diambil oleh partai lain." ujarnya. 

Bagaimana jika Golkar tetap mengusung Airlangga sebagai capres. 

Hasil survei SMRC menyatakan peningkatan suara yang didapat hanya 13 persen.

Menurut Mujani, Airlangga tidak memiliki efek positif maupun negatif terhadap suara partai Golkar. 

Karena itu, jika Golkar mencalonkan Airlangga, kemungkinan menaikkan suara Golkar tidak terjadi.
 
Hal ini lebih baik jika Golkar mengusung Erick Thohir sebagai capres Golkar. 

Golkar tidak mendapatkan efek positif jika nama Erick Thohir dijagokan sebagai capres. 

Menurutnya Golkar hanya mendapatkan 11 persen. "Jadi Tidak bergeming sama sekali. Airlangga tadi dari 11 persen menjadi 13, ini 11 ya 11," ujar Mujani. 

Survei ini menggunakan sample 267 dari 1.220 responden, sehingga margin of error-nya sekitar 6,1 persen, umumnya margin of error survei nasional SMRC sekitar 3 persen.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved