Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-265: Zelensky Sebut Kembalinya Kherson Jadi Tanda Akhir Perang

Kondisi terkini perang Rusia, Selasa (15/11/2022): Volodymyr Zelensky menilai perebutan kembali Kherson oleh Ukraina sebagai tanda awal dari perang.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-265: Zelensky Sebut Kembalinya Kherson Jadi Tanda Akhir Perang
Layanan Pers Kepresidenan Ukraina
Foto: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berkunjung ke kota selatan Mykolaiv, saat serangan Rusia di Ukraina berlanjut pada 18 Juni 2022. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-265 pada Selasa (15/11/2022): Zelensky menyebut bahwa kembalinya wilayah Kherson ke tangan Ukraina merupakan tanda awal dari akhir perang. 

Namun, pada hari Minggu (13/11/2022), PM Cina Li Keqiang menekankan bahwa "tidak bertanggung jawab" dari ancaman nuklir.

Hal ini menunjukkan bahwa Cina tidak nyaman dengan retorika nuklir Rusia, kata seorang pejabat senior AS.

- Zelensky menyambut baik pernyataan dari AS dan Cina tersebut.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-261: Takut Dijebak, Kyiv Sebut Pasukan Putin Masih di Kherson

“Ini adalah pengelompokan negara bagian yang sangat berbobot. Dan hari ini, menjelang KTT, pernyataan berbobot telah dibuat,” tutur Zelensky dalam pidato video Senin malam.

“Secara khusus, penting bahwa Amerika Serikat dan Cina bersama-sama menyoroti bahwa ancaman penggunaan senjata nuklir tidak dapat diterima. Semua orang mengerti kepada siapa kata-kata ini ditujukan.” lanjutnya.

- Direktur CIA Bill Burns bertemu dengan mitranya dari Rusia di Turki pada hari Senin untuk berbicara tentang "konsekuensi dari penggunaan senjata nuklir oleh Rusia".

Keduanya bertemu dalam pertemuan tingkat tinggi yang jarang terjadi, kata para pejabat AS.

Baca juga: Joe Biden Tanggapi soal Mundurnya Pasukan Rusia dari Kherson, Wilayah Ukraina yang Dicaplok Putin

Pertemuan di Ankara dengan Kepala Dinas Intelijen Luar Negeri SVR Rusia Sergei Naryshkin mengikuti spekulasi bahwa beberapa tokoh senior AS ingin Ukraina memasuki negosiasi dengan Kremlin untuk mengakhiri perang.

Para pejabat bersikeras AS tidak terlibat dalam pembicaraan damai rahasia dengan Moskow tanpa kehadiran pejabat Ukraina.

- PM Inggris Rishi Sunak menyebut Rusia sebagai “negara paria” pada malam pertemuan pertamanya G20 di Indonesia, di mana ia telah bersumpah untuk menghadapi perwakilan Moskow di depan umum dan di sela-sela KTT.

Sunak mengatakan bahwa dia akan mengambil setiap kesempatan selama KTT G20 di Bali untuk menghadapi Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, yang hadir tanpa kehadiran Putin.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-260: Pasukan Putin Ditarik Mundur dari Kherson, Kyiv Ragu

“Rusia menjadi negara paria dan dia (Putin) tidak ada di sana untuk bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan,” kata Sunak kepada wartawan.

- Uni Eropa beserta negara-negara anggotanya sejauh ini telah menyediakan senjata dan peralatan militer senilai total setidaknya 8 miliar euro ke Ukraina, menurut Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Josep Borrell.

- Seorang mantan narapidana Rusia, yang membelot ke Ukraina setelah direkrut oleh kelompok militer swasta Wagner yang terkait dengan Kremlin, dilaporkan dieksekusi dan berulang kali dipukul dengan palu godam.

Rekaman ringkasan pembunuhan Yevgeny Nuzhin telah diposting selama akhir pekan oleh saluran Telegram Gray Zone yang terkait dengan Wagner.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved