Pilpres 2024
Puan Maharani Layak Maju Pilpres 2024, Peneliti BRIN Beber Kelebihan Presiden Perempuan
Dukungan publik terhadap presiden perempuan mencapai 55,5 persen. Artinya, saatnya Puan Maharani maju Pilpres 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/311022-puan-maharani.jpg)
Permasalahan seperti itu tentunya akan sulit diatasi jika bukan oleh perempuan itu sendiri, sehingga sangat wajar dan sudah saatnya Indonesia mempunyai presiden perempuan.
Ketua Seknas Puan Maharani Presiden (PMP) Firman Tendry Masengi mengajak masyarakat untuk memastikan pada Pemilu 2024, Indonesia memiliki presiden perempuan pertama yang dipilih secara langsung.
"Kita ingin presiden perempuan pertama yang dipilih langsung, bukan karena warisan administratif dan ini saya yakin ada pada Ibu Puan Maharani. Rumusnya sederhana, nasib perempuan ditentukan oleh perempuan itu sendiri," ucap Firman.
Survei KedaiKOPI merilis survei dengan tema 'Opini Publik Pada Pemimpin Perempuan' pada 3-18 Agustus 2022 di 34 provinsi di Indonesia.
- Presiden perempuan 55,5 persen
- Anggota legislatif perempuan 76 persen
- Bupati/wali kota perempuan 70,8 persen
- Gubernur perempuan 68 persen
- Wakil presiden perempuan 64,7 persen
- 62,4 persen responden yakin presiden perempuan mampu mengatasi permasalahan bangsa
Elektabilitas Capres Perempuan:
Puan Maharani 9,6 persen,
Megawati Soekarnoputri 0,7 persen,
Susi Pudjiastuti 0,6 persen,
Khofifah Indar Parawansa 0,6 persen,
Tri Rismaharini 0,5 persen dan
Sri Mulyani 0,2 persen.
Pemilih Perempuan di Pemilu 2019
- Pemilih perempuan 96.538.965 atau 50,08 persen
- Pemilih laki-laki 96.231.646 atau 49,92 persen
- Pemilih perempuan paling banyak memberikan hak pilihnya di TPS 51,43 persen pada Pilpres 2019.
(*)