Sabtu, 7 Maret 2026

Pilpres 2024

KPK Bidik Kasus Kardus Durian: Potensi 'Adang' Prabowo - Cak Imin Maju Pilpres 2024

Langkah Muhaimin Iskandar menuju kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 berpotensi terganjal.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto KPK Bidik Kasus Kardus Durian: Potensi 'Adang' Prabowo - Cak Imin Maju Pilpres 2024
Kolase TribunGorontalo.com
Ketua KPK Firli Bahuri, Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Langkah Muhaimin Iskandar menuju kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 berpotensi terganjal. 

Diketahui, saat kasus korupsi terjadi, Cak Imin menjabat sebagai Menakertrans.

Selain menangkap dua anak buah Cak Imin saat itu, penyidik KPK juga menciduk Kuasa Direksi PT Alam Jaya Papua Dharnawati yang baru saja mengantarkan uang Rp1,5 miliar ke kantor Kemnakertrans. Uang itu dibungkus menggunakan kardus durian.

Uang tersebut merupakan tanda terima kasih karena PT Alam Jaya Papua telah diloloskan sebagai kontraktor DPPID di Kabupaten Keerom, Teluk Wondama, Manokwari, dan Mimika, dengan nilai proyek Rp73 miliar.

Pada persidangan di 2012, Dharnawati mengatakan uang Rp1,5 miliar dalam kardus durian itu ditujukan untuk Cak Imin.

Namun, Cak Imin berkali-kali membantah, baik di dalam atau luar persidangan.

(*)



Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Firli Bahuri Bicara Soal Kasus Kardus Durian: Tolong Kawal KPK

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved