Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-246: Putin Awasi Latihan Kekuatan Nuklir Strategis Moskow
Kondisi terkini perang di Ukraina pada Kamis (27/10/2022): Presiden Rusia Vladimir Putin memantau latihan kekuatan nuklir strategis Moskow.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-_2.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Kamis (27/10/2022) terhitung telah berlangsung 246 hari lamanya.
Kabar terbaru di antaranya adalah Presiden Rusia Vladimir Putin memantau latihan kekuatan nuklir strategis Rusia jelang prospek pertempuran di Kota Kherson, Ukraina wilayah selatan, yang semakin dekat.
Invasi ini dimulai Putin sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022).
Putin juga menyebut invasi ini sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-245: PM Inggris yang Baru Janjikan Hal Ini pada Zelensky
Konflik yang terjadi di antara negara bertetangga tersebut hingga kini terus berlanjut dan belum terlihat tanda-tanda untuk segera berakhir.
Bahkan menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia vs Ukraina bisa berlangsung sampai beberapa tahun ke depan.
Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-246 perang Rusia dengan Ukraina:
- Putin disebut telah memantau latihan kekuatan nuklir strategis Rusia yang melibatkan beberapa peluncuran rudal balistik dan jelajah.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-244: Zelensky Desak Israel untuk Gabung, Lawan Pasukan Putin
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu melaporkan kepada Putin bahwa latihan itu dimaksudkan untuk mensimulasikan “serangan nuklir besar-besaran” oleh Rusia sebagai pembalasan atas serangan nuklir.
Latihan itu dipandang sebagai kelanjutan dari klaim bom kotor Moskow yang tidak berdasar.
- Prospek pertempuran sengit di Kota Kherson semakin dekat ketika pihak berwenang yang didirikan Rusia mengatakan kepada penduduk untuk pindah ke tepi timur Sungai Dnieper.
Oleksiy Arestovych, seorang Penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, mengatakan tidak ada tanda-tanda pasukan Rusia bersiap untuk meninggalkan Kota Kherson.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-243: Khawatir Diserang Balik, Rusia Desak Warga Kherson Kabur
- Serangan balasan Ukraina terhadap pasukan Rusia di Kherson terbukti lebih sulit daripada di timur laut karena cuaca basah dan medan, kata Menhan Ukraina Oleksiy Reznikov.
- Sekitar 70.000 warga sipil telah meninggalkan rumah mereka di provinsi Kherson dalam waktu seminggu, kata seorang pejabat yang ditempatkan di Moskow, Vladimir Saldo, kepada saluran TV regional.