Gangguan Ginjal Akut
Volume Air Kencing Anak Berkurang? Dinkes Gorontalo: Bisa Jadi Gangguan Ginjal Akut
Menurut dr Yana Yanti Suleman, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, gejala gangguan ginjal akut pada anak tidak melulu dengan demam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2410_Dinkes-Gorontalo_Yana-Yanti.jpg)
Ia juga meminta masyarakat Gorontalo tidak membeli obat sembarangan. Jika anak-anak sakit, ia meminta segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan, baik di dokter praktek mandiri, puskesmas, dan rumah sakit.
“Jangan mengobati sendiri,” kata Yana.
Ia juga berpesan, masyarakat yang memiliki balita dan menampakkan gejala-gejala Gangguan Ginjal Akut seperti penurunan jumlah air seni dan frekuensi buang air kecil dengan atau tanpa demam, diare, batuk pilek, mual dan muntah agar segera membawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit.
“Puskesmas dan Rumah Sakit siap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami gejala penyakit ini dan tetap berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika sedang mengkonsumsi obat” tukas Yana. (*)