Tak Hanya Pesulap Merah, Firdaus Pengacara Dukun Tambah Musuh gegara Ngaku Keturunan Kesultanan Bima
Tak hanya disorot karena perseteruannya vs Pesulap Merah, Firdaus Oiwobo Pengacara Dukun kini bawa kontroversi baru: ngaku keturunan Kesultanan Bima.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/firdaus-ngaku-cicit-sultan.jpg)
"Artinya di sini sudah keterlaluan banget, dia memframing ketika saya menangani kasus-kasus yang viral di Indonesia sebagai lawyer," sebut Firdaus.
Baca juga: Saingi Pesulap Merah, Firdaus Oiwobo Pengacara Dukun Indonesia Kini Panen Laporan Polisi
"Dia masuk langsung menghantam diri pribadi saya lalu nenek saya yang umurnya 100 tahun lebih. Nenek saya itu masih hidup sampai sekarang, umurnya 135 tahun," imbuhnya.
Rupanya informasi bahwa Firdaus merupakan cicit dari Sultan Ismail Muhammad Syah ialah dari sang nenek.
Untuk diketahui, Sultan Ismail adalah Sultan ke-10 Kesultanan Bima.
Sultan Ismail merupakan putra dari Sultan Abdul Hamid.
Baca juga: Tak Terima, Firdaus Pengacara Dukun Sebut Seharusnya Pesulap Merah yang Dilaporkan Acong Latif
Sultan Ismail berkuasa di Kesultanan Bima sejak tahun 1819 hingga tahun 1854.
"Nenek saya bercerita bahwa dia cucunya Sultan Ismail Muhammad Syah, lalu nenek-nenek kok dibilang ngarang, nipu. Mana ada nenek-nenek nipu, ya saya cucu-cucunya marah," jelas Firdaus.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)