Sabtu, 28 Maret 2026

Tak Hanya Pesulap Merah, Firdaus Pengacara Dukun Tambah Musuh gegara Ngaku Keturunan Kesultanan Bima

Tak hanya disorot karena perseteruannya vs Pesulap Merah, Firdaus Oiwobo Pengacara Dukun kini bawa kontroversi baru: ngaku keturunan Kesultanan Bima.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Tak Hanya Pesulap Merah, Firdaus Pengacara Dukun Tambah Musuh gegara Ngaku Keturunan Kesultanan Bima
Kolase Instagram @marcelradhival1 | YouTube Firdaus Oiwobo SH pengacara cowboy
Lawan Marcel Radhival alias Pesulap Merah (kiri) yakni Pengacara Persatuan Dukun Indonesia Firdaus Oiwobo (kanan) mengaku sebagai keturunan dari Kesultanan Bima. Berdasarkan cerita sang nenek, Firdaus merupakan cicit dari Sultan Ismail Muhammad Syah, Sultan ke-10 Kesultanan Bima. Pengakuan Firdaus soal keturunan Kesultanan Bima itupun menimbulkan kontroversi hingga berujung pada laporan polisi. Kali ini siapa yang dilaporkan Firdaus? simak kabar berikut ini. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Lawan Marcel Radhival alias Pesulap Merah yakni Firdaus Oiwobo yang dikenal sebagai Pengacara Persatuan Dukun Indonesia terus terlibat dalam sejumlah kontroversi.

Sejak membela kubu Persatuan Dukun Indonesia dan melawan Pesulap Merah, Firdaus menjadi sorotan publik.

Selain karena perseteruan soal perdukunan melawan Pesulap Merah, kini Firdaus kembali menyita perhatian publik setelah mengaku bahwa ia merupakan keturunan dari Kesultanan Bima.

Pengakuan Firdaus soal keturunan Kesultanan Bima itu lagi-lagi juga berujung dengan laporan di kepolisian seperti halnya yang terjadi pada polemik perdukunan.

Baca juga: Sebut Proses Hukum Pesulap Merah Berlanjut, Firdaus Pengacara Dukun: Ini Bantah Kesombongan Marcel

Baru-baru ini Firdaus diketahui melaporkan Ratna Dewi Muchlisa yang mengaku dari Kesultanan Bima dan seorang advokat bernama Syarif Hidayatullah.

Keduanya dilaporkan Firdaus atas tuduhan pelanggaran UU ITE terkait ujaran kebencian di media sosial.

"Ratna Dewi Muchlisa yang mengaku dari Kesultanan Bima dan Saudara Syarif Hidayatullah S.H., M.H.," ujar Firdaus seperti dilansir TribunGorontalo.com dari kanal YouTube Firdaus Oiwobo SH pengacara cowboy, Rabu (19/10/2022).

Firdaus menyebut Ratna dan Syarif telah menghina serta mencemarkan nama baik keluarganya yang merupakan keturunan Kesultanan Bima.

Baca juga: Sebut Pesulap Merah Sepelekan Laporannya, Firdaus Pengacara Dukun: Merasa Punya Duit dan Backing-an

"Dua-duanya ini saya laporkan karena satu melakukan ujaran kebencian, satu lagi melakukan fitnah, hinaan terhadap saya, keturunan saya selaku cicit kandung dari kesultanan," sambungnya.

Firdaus menegaskan bahwa ia memiliki bukti berupa data otentik yang berisi tentang silsilah keluarga sultannya.

"Saya tidak main-main, saya bilang tidak mengklaim sepihak. Saya punya data otentik tentang keturunan saya dari raja pertama sampai generasi saya, sampai diri saya," kata Firdaus.

Lebih lanjut, Firdaus meragukan status Ratna yang juga mengaku sebagai keturunan Kesultanan Bima.

Baca juga: Soal Firdaus Pengacara Dukun Vs Pesulap Merah, Jindan Ibaratkan ke Hal Ini hingga Buatkan Lagu

Selain itu, Firdaus juga menyatakan bahwa ia tidak akan mengambil alih tanah atau istana dan tak meminta senjata.

"Saya enggak minta untuk diakui sebagai sultan atau apa kan enggak, saya hanya berbicara 'saya sultan, cucunya,' gitu loh 'saya generasi sultan'," ungkap Firdaus.

Firdaus menyebut tindakan Ratna yang dianggap telah menghina keluarga pengacara dukun itu sangat keterlaluan.

"Artinya di sini sudah keterlaluan banget, dia memframing ketika saya menangani kasus-kasus yang viral di Indonesia sebagai lawyer," sebut Firdaus.

Baca juga: Saingi Pesulap Merah, Firdaus Oiwobo Pengacara Dukun Indonesia Kini Panen Laporan Polisi

"Dia masuk langsung menghantam diri pribadi saya lalu nenek saya yang umurnya 100 tahun lebih. Nenek saya itu masih hidup sampai sekarang, umurnya 135 tahun," imbuhnya.

Rupanya informasi bahwa Firdaus merupakan cicit dari Sultan Ismail Muhammad Syah ialah dari sang nenek.

Untuk diketahui, Sultan Ismail adalah Sultan ke-10 Kesultanan Bima.

Sultan Ismail merupakan putra dari Sultan Abdul Hamid.

Baca juga: Tak Terima, Firdaus Pengacara Dukun Sebut Seharusnya Pesulap Merah yang Dilaporkan Acong Latif

Sultan Ismail berkuasa di Kesultanan Bima sejak tahun 1819 hingga tahun 1854.

"Nenek saya bercerita bahwa dia cucunya Sultan Ismail Muhammad Syah, lalu nenek-nenek kok dibilang ngarang, nipu. Mana ada nenek-nenek nipu, ya saya cucu-cucunya marah," jelas Firdaus.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved