Pilpres 2024
Krisis Pangan Global dan Perang Jelang Pilpres 2024: Gerindra Makin Pasti Calonkan Prabowo
Situasi global pernuh ketidakpastian menyusul perang Rusia vs Ukraina dan ketengan China dan Taiwan 'menguntungkan' Prabowo Subianto hadapi Pilpres.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/161022-menhan-prabowo.jpg)
Dia menambahkan, Gerindra akan melihat temuan lain terlebih dahulu bagaimana ke depannya.
Sementara itu, Dasco mengatakan, elektabilitas Prabowo yang ada saat ini baru berdasarkan kinerja Prabowo sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).
"Karena selama ini memang Pak Prabowo sesuai dengan apa yang ada, hanya kerja, kerja, menjalankan tugas sebagai Menteri Pertahanan," imbuhnya.
Sebelumnya, Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama Ari Junaedi menilai, tingkat elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sudah mencapai titik puncak.
Oleh karenanya, Menteri Pertahanan itu dinilai tidak bisa lagi meningkatkan elektabilitas, malah berpotensi turun.
"Saya melihat tingkat elektabilitas Prabowo sudah maksimal dan tidak bisa naik lagi, tetapi berpotensi turun," kata Ari kepada Kompas.com, Senin (11/10/2022).
Baca juga: Survei Pilpres 2024: 45,7 Persen Lulusan Sarjana Pilih Anies - AHY
Hal ini bukan tanpa alasan. Sebagai pejabat publik, menurut Ari, performa Prabowo saat ini hanya ditentukan oleh kinerjanya sebagai Menteri Pertahanan, sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra.
Kegagalan Prabowo berulang kali di panggung pilpres juga memberikan citra tersendiri ke mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) itu.
"Jejak rekamnya yang selalu gagal di pilpres-pilpres sebelumnya menjadi handicap (rintangan) bagi Prabowo," ujar Ari.
Adapun Prabowo sudah menyatakan kesediannya untuk maju sebagai capres 2024 dari Gerindra.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gerindra: Prabowo Capres yang Bisa Atasi Masalah di Bawah Ancaman Perang"