Proyek Kota Tua Gorontalo
Progres Proyek Rp 29 Miliar Pasar Tua Kota Gorontalo Sudah 65 Persen
Padahal, pada saat groundbreaking di akhir Januari 2022 lalu, Rifadli mengaku proyek itu akan ditargetkan tuntas pada September 2022.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo –- Progres proyek revitalisasi kawasan pusat perdagangan kota tua Kota Gorontalo kini mencapai 65 persen.
Proyek senilai Rp 29 miliar itu dimulai sejak 29 Januari 2022 lalu. Artinya, kini pengerjaan proyek tersebut sudah berlangsung delapan bulan atau rata-rata progres bulanannya 8,1 persen.
Padahal, pada saat groundbreaking di akhir Januari 2022 lalu, Rifadli mengaku proyek itu akan ditargetkan tuntas pada September 2022.
Meski begitu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Gorontalo Rifadli Bahsuan targetkan proyek tersebut selesai tahun 2022 ini.
"Informasi kami dapatkan dari kontraktor perbaikan kawasan pasar tua, sudah 65 persen,” jelas Rifaldi, Rabu (12/10/2022).
Angka progres proyek itu dibenarkan oleh Ismail Gobel, otoritas pihak ketiga (kontraktor) pelaksana proyek.
Menurutnya, bahwa memang saat ini progres proyek tersebut mencapai 65 persen. Pihaknya kini rutin melakukan pengawasan pekerjaan.
"Kami selalu memantau setiap hari para pekerja di kawasan pasar tua,” tegas dia.
Ismail tidak menepis banyak kendala yang dialami. Sejumlah kendala adalah cuaca Gorontalo sepanjang tahun ini. Hujan dan banjir jadi kendalanya kata dia.
“Namun kami tetap berusaha bekerja semaksimal mungkin akan menyelesaikan kawasan pasar tua ini,” ujarnya.
Saat ini, kondisi proyek masih sebatas pengerjaan drainase atau saluran air. Seluruh drainase di sepanjang koridor tersebut dibongkar.
Kontraktor kini tak lagi menggunakan U-ditc untuk drainase. Pencetakan dinding drainase dilakukan langsung di lokasi. Pengeringan beton untuk drainase kadang terkendala hujan dan terik.
Baca juga: Proyek Jalan Nani Wartabone Terancam Tak Selesai Tepat Waktu, Boby: Ini Tidak Baik
Dikutip dari laman LPSE Kota Gorontalo, proyek tersebut bernama Revitalisasi Kawasan Pusat Perdagangan pada Koridor Jl. MT. Haryono Cs. Proyek ini menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Tercatat nilai HPS proyek yang dibuat 3 September 2021 itu sebesar Rp 34,7 miliar.
Namun nilai itu terkoreksi hingga Rp 29,1 miliar. Pemenang tender proyek adalah PT Reski Aflah Jaya Abadi. Perusahaan ini beralamat di Jl Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/12102022_Kota-tua-gorontalo.jpg)