Berita Populer Gorontalo
POPULER: Driver Ojol Gorontalo Geruduk DPRD; Pemerintah Diminta Selesaikan Polemik Tambang Ilega
Berikut rangkuman lima berita populer Gorontalo dalam 24 jam terakhir. Berita ini bisa dibaca kembali,
Penulis: Redaksi |
“Hal ini sangat dirasakan oleh teman-teman driver,” kata Irmandian.
Senada dengan Irmandian, pengguna sepeda motor lainnya mengaku pemakaian Pertalite cukup menguras isi dompetnya.
Mahasiswa Gorontalo Tuntut Pemerintah Selesaikan Kasus Tambang Ilegal Hingga Munir
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Aksi demonstrasi Mahasiswa Gorontalo tergabung dalam Aliansi Forum Pembela Rakyat menuntut pemerintah segera menyelesaikan kasus-kasus besar di Indonesia terutama Provinsi Gorontalo.
Di depan kampus UNG, pertigaan Jl Nani Wartabone dan Jl Sudirman, Kamis (29/09/2022), mahasiswa ini menyinggung masih banyak kasus penambang ilegal hingga pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) masih menggantung.
Massa aksi menamakan Aliansi Forum Pembela Rakyat itu terdiri dari forum Revolusi Botumito, Komunitas Anak Jalanan Gorontalo, PMII Rayon Politeknik Gorontalo dan Forum Pembela Rakyat.
Pantauan TribunGorontalo.com, massa aksi demo sejak pukul 14.00 Wita. Beberapa personil polisi turut mengatur arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan semakin parah.
Kordinator aksi Wahyu Pilobu menjelaskan, aksi untuk mengawal permasalahan di Indonesia, terutama di Provinsi Gorontalo belum terselesaikan.
Nasib Koalisi Nasdem-Demokrat, Pengamat: PKS Lebih Untung Gabung KIB
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Tarik menarik figur capres berpotensi keretakan rencana koalisi Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Kesejateraan (PKS).
Nasdem menjagokan Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Andika Perkasa. Anies juga masuk radar capres PKS.
Cukup krusial pada penentuan cawapres. Demokrat menjagokan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama Ari Junaedi menilai, PKS tak banyak diuntungkan jika berkoalisi dengan Partai Nasdem dan Partai Demokrat pada Pemilu 2024.
Sebaliknya, partai pimpinan Ahmad Syaikhu itu disebut lebih untung jika bergabung ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dimotori Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/30092022_Berita-populer.jpg)