Warga Gorontalo Keluhkan Pertalite Kian Boros, ADO Teruskan Aspirasi ke DPRD Provinsi Gorontalo

Para driver ojol mengaku sebelumnya cukup mengisi 25 ribu rupiah per hari, sekarang bisa menghabiskan BBM seharga 45 hingga 50 ribu rupiah per hari.

Editor: Fajri A. Kidjab
TribunGorontalo.com/RismanTaharuddin
Para driver ojol tergabung dalam ADO bertemu Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, Kamis (29/9/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Asosiasi Driver Online (ADO) Gorontalo meneruskan aspirasi warga Gorontalo ke DPRD Provinsi mengenai Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite kian boros.

Menurut Irmandian Syaputra, keborosan penggunaan BBM jenis pertalite ini tidak hanya meresahkan masyarakat Gorontalo melainkan juga driver-driver ojek online (Ojol).

Para driver ojol mengaku sebelumnya cukup mengisi 25 ribu rupiah per hari, sekarang bisa menghabiskan BBM seharga 45 hingga 50 ribu rupiah per hari.

“Hal ini sangat dirasakan oleh teman-teman driver,” kata Irmandian.

Senada dengan Irmandian, pengguna sepeda motor lainnya mengaku pemakaian Pertalite cukup menguras isi dompetnya.

Baca juga: Puluhan Massa Aksi Driver Ojol Bawa 5 Tuntutan untuk DPRD Provinsi Gorontalo

"Saya sebelum kenaikan BBM itu isi satu liter Pertalite bisa pulang balik Kota Limboto, sekarang baru sampai di kota sudah isi lagi," ujar Zian, warga Limboto kepada TribunGorontalo.com, Kamis (29/9/2022).

Menurutnya, BBM terasa makin boros, sejak harganya resmi dinaikkan.

Irman pun meneruskan aspirasi warga ini agar diperhatikan Pemerintah.

Mereka juga masih memegang janji Presiden Joko Widodo bahwa pengalihan sebagian bantuan subsidi BBM akan dibagikan untuk driver khususnya ojol dan sopir angkot.

 

 

(TribunGorontalo.com)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved