Indonesia 'Koleksi' 5,59 Juta Jiwa Orang Miskin Ekstrem: Ini Permintaan Jokowi kepada Pemda
Presiden RI Joko Widodo meminta kemiskinan ekstrem di Indonesia bisa diturunkan menjadi 0 persen pada tahun 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/300922-jokowi-1.jpg)
- Ketiga, penetapan pedoman umum pelaksanaan Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem bagi Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah.
Upaya pengentasan kemiskinan ekstrem pada tahun 2022 telah difokuskan di 212 Kabupaten/Kota yang tersebar di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, kemiskinan ekstrem di Indonesia dewasa ini memang jumlahnya relatif kecil.
Namun menurutnya, jumlah yang sedikit bukan berarti mudah diatasi. Jumlah yang kecil ini katanya, merupakan kerak dari piramida kemiskinan.
Karenanya, Menko PMK mengatakan, penanganan kemiskinan ekstrem harus ditangani secara holistik atau menyeluruh.
Dia mengatakan, kemiskinan ekstrem tidak hanya ditangani dengan diberi bansos, tetapi juga termasuk kondisi lingkungan, rumahnya, sanitasinya, air minumnya harus punya akses, dan pendidikan harus terjamin.
"Jadi harus ditangani secara holistik. Tidak hanya melihat per kepala keluarga, tapi juga lingkungan harus kita lihat secara menyeluruh," kata Muhadjir.
Menko PMK mengatakan butuh kerja keras bersama-sama semua pihak untuk mewujudkan target Presiden Jokowi yakni 0 persen kemiskinan ekstrem di tahun 2024.
"Karenanya kita harus senantiasa berusaha keras dalam mewujudkan, merealisasi target tersebut," ujarnya. (*)