Sempat Dikira Teror Bom di Asrama Polisi: Penjelasan Kapolda Jateng hingga Kondisi Korban
Sempat diduga teror bom, polisi akhirnya mengklarifikasi sebuah ledakan di Asrama Polisi Grogol Indah, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/260922-ledakan.jpg)
Pengirim dan penerima paket ditangkap Sementara itu, polisi dari Polda Jateng serta Polda Jawa Barat (Jabar) telah berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pemesan dan pengirim paket yang meledak tersebut.
Achmad mengungkapkan, paket itu dikirim oleh S dari CV Mandiri Sujono yang berada di Indramayu, Jabar, kepada pemesan berinisial A yang merupakan warga Klaten, Jateng.
A disebut memesan bahan petasan dari S untuk membasmi hama tikus di wilayahnya.
Baik A maupun S kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"A sudah saya amankan di Polresta Surakarta, sedangkan pemilik CV berinisial S sudah diamankan di Polres Indramayu," jelasnya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas), Polda Jawa Barat (Jabar), Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Ibrahim Tompo, membenarkan bahwa jajarannya telah mengamankan S di Polresta Indramayu.
Akan tetapi, Polda Jabar masih berkoordinasi dengan Polda Jateng untuk menentukan lokasi pemeriksaan.
"Sedang diperiksa. Nanti menunggu hasil koordinasi dengan (Polda) Jateng, apakah (S) dikirim (ke Polda Jateng) atau diperiksa di Polres (Indramayu)," terangnya.
Kondisi Polisi yang Terluka Akibat Ledakan
Akibat dari ledakan tersebut, korban bernama Bripda Dirgantara Pradipta (35) itu berlumuran darah sehingga dilarikan ke rumah sakit.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Al-Qudussy mengatakan seorang polisi terluka dalam kejadian tersebut.
Usai kejadian, korban dilarikan ke RS Indriati Solo kemudian dirujuk RS Moewardi Solo.
Saat itu tiba-tiba warga mendengar suara ledakan yang sangat kuat hingga mengakibatkan jendela bergetar.
"Kemudian saksi dan para tetangga asrama keluar langsung melihat ke depan rumah melihat korban dalam keadaan berlumuran darah," kata Iqbal, Minggu dikutip dari Kompas.com.
Suara ledakan berasal dari samping rumah asrama Arumbara, Jalan Larasati Nomor AA 12, Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.