Sempat Dikira Teror Bom di Asrama Polisi: Penjelasan Kapolda Jateng hingga Kondisi Korban
Sempat diduga teror bom, polisi akhirnya mengklarifikasi sebuah ledakan di Asrama Polisi Grogol Indah, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/260922-ledakan.jpg)
Dari penelusuran, petugas mengamankan satu buah kotak paket kardus warna coklat masih utuh beserta serpihan bekas ledakan.
Penjinak bom diterjunkan Saat ini tim penjinak bom diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Usai kejadian, kawasan asrama Akpol tersebut dijaga ketat oleh pasukan Brimob Polda Jateng sehingga warga dilarang mendekati lokasi.
Sementara itu, seorang warga Telukan bernama Suryani (48) mengaku mendengar suara ledakan. "Ada suara seperti ledakan, saya kira ban meletus, kabarnya bom," ujar dia.
Dikutip dari TribunSolo.com, benda yang meledak merupakan paket di dalam kardus warna cokelat. Paket itu diterima oleh korban yang merupakan anggota Polresta Solo.
Diketahui korban menerima sebuah kiriman paket dari Indramayu Jawa Barat (Jabar). Namun, saat dibuka paket tersebut tiba-tiba meledak.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korban Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo Alami Luka Bakar 70 Persen, Diduga Salah Prosedur"