Kamis, 5 Maret 2026

Nilai AHY Lakukan Bunuh Diri Politik, Begini Penjelasan Adi Prayitno soal SBY-Jokowi

Manuver statement politik figur capres Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ramai di publik.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Nilai AHY Lakukan Bunuh Diri Politik, Begini Penjelasan Adi Prayitno soal SBY-Jokowi
Kolase TribunGorontalo.com
Agus Harimurti Yudhoyono dan Adi Prayitno. Manuver statement politik figur capres Partai Demokrat AHY ramai di publik. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Manuver statement politik figur capres Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ramai di publik.

AHY sempat membandingkan era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo.

Pengamat politik UIN Jakarta Adi Prayitno menilai langkah Ketua Umum Partai Demokrat AHY adalah bunuh diri politik.

Karena, satu-satunya yang menjadi parameter kepuasan publik terhadap Jokowi saat ini adalah soal infrastruktur.

Hal itu disampaikannya dalam Diskusi bertajuk 'Perang Klaim Infrastruktur dan Tudingan Pemilu Curang 2024', di D'Hotel, Jakarta, Sabtu (24/9/2022).

"Kalau perbandingan infrastruktur saya kira adalah isu-isu yang menurut saya dalam beberapa kesempatan saya mengatakan ketika AHY menyerang infrastruktur itu semacam bunuh diri politik," kata Adi.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan bahwa pemerintahan era Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya melakukan "gunting pita" lantaran hanya melanjutkan proyek pembangunan infrastruktur dari Presiden keenam RI yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Adi menyebut, AHY sedang "menusuk jantung" kekuatan politik dan andalan Jokowi, yakni infrastruktur.

Namun hal itu merupakan salah langkah karena infrastruktur merupakan program andalan Jokowi.

"Makanya sebenarnya kalau saya membaca AHY dan Demokrat itu ingin menusuk jantung kekuatan politik dan andalan Jokowi infrastruktur. Cuma problemnya yang ditusuk itu jauh lebih perkasa lebih kuat, jadi ketika diserang balik dia tidak bisa menjawab apapun," ujarnya.

Belum lagi, lanjut Adi, data dan fakta di lapangan memang menunjukkan bahwa pembangunan era Jokowi memang lebih gencar dibanding sebelumnya.

Baca juga: Peluang Duet Anies Baswedan-AHY pada Pilpres 2024: Unggul Jajak Pendapat

Oleh karena itu menurut Adi kritikan AHY kepada Jokowi soal infrastruktur adalah blunder.

"Ketika klaim-klaim dan tuduhannya itu tidak bisa diukur itu justru blunder dan jadi serangan balik yang tidak bisa dibantah," tandasnya.

Kecemasan Demokrat

Adi Prayitno juga membeberkan fakta tentang kecemasan Partai Demokrat bila Anies Baswedan dijegal saat Pilpres 2024 mendatang.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved