Perbedaan Yan Nurindra dan Pesulap Merah soal Bongkar Trik Dukun, Aksi Marcel Lebih ke Penghakiman?
Sama tapi tak serupa, begini perbedaan Pesulap Merah dan alm Yan Nurindra dalam pembongkaran trik dukun, aksi Marcel Radhival mengarah ke penghakiman?
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/pesulap-merah-dan-yan-nurindra.jpg)
"Jadi kita diajarkan bahwasannya di dunia hipnosis ini dunia percaya diri," imbuh Eko.
Baca juga: Tuntut Gus Samsudin Minta Maaf karena Langgar Syariat, Ustaz Fatulloh Dukung Pesulap Merah?
Eko menuturkan bahwa saat memberi pelajaran di kelas, Yan Nurindra tak menunjuk contoh seseorang langsung, berbeda halnya dengan Pesulap Merah.
"Bedanya dengan yang sekarang, kalau sekarang, kalau Pak Yan dulu di kelas tidak menjatuhkan seseorang, tidak mengambil contoh langsung orangnya si A," kata Eko.
"Kalau sekarang kan langsung nih, langsung datang ke tempat orang, langsung menjustifikasi seakan-akan dia betul, benar," lanjutnya.
Menurut Eko, apa yang dilakukan Pesulap Merah bukanlah sebuah bentuk edukasi melainkan penghakiman.
"Nah kalau dulu kan enggak, kalau dulu kita belajar itu di kelas. Kalau sekarang kan lebih ke arah, jatuhnya ya benar kata orang-orang, saya sih lebih sependapat dengan, ke arah penghakiman," tandasnya.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)