Perbedaan Yan Nurindra dan Pesulap Merah soal Bongkar Trik Dukun, Aksi Marcel Lebih ke Penghakiman?

Sama tapi tak serupa, begini perbedaan Pesulap Merah dan alm Yan Nurindra dalam pembongkaran trik dukun, aksi Marcel Radhival mengarah ke penghakiman?

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Kolase Instagram @marcelradhival1 | via yannurindra.com
Kolase foto Marcel Radhival alias Pesulap Merah dan Pendiri The Indonesian Board Hypnotherapy (IBH) Almarhum Yan Nurindra. Begini perbedaan aksi pembongkaran ilmu paranormal atau perdukunan yang dilakukan Pesulap Merah dan Yan Nurindra. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Almarhum Yan Nurindra, Pendiri The Indonesian Board Hypnotherapy (IBH), dipercaya menjadi sosok yang menginspirasi bagi Marcel Radhival alias Pesulap Merah.

Pesulap Merah diketahui pernah berguru Ilmu Reiki kepada Yan Nurindra sewaktu masih hidup.

Adapun beberapa tahun lalu, Yan Nurindra pernah melakukan hal serupa yang kini dilakukan Pesulap Merah yakni menuntut pembuktian paranormal.

Meski sama-sama ingin melakukan pembuktian ilmu perdukunan, terdapat perbedaan dari aksi Yan Nurindra dan Pesulap Merah.

Baca juga: Tanggapi Pesulap Merah dan Bantah Pakai Trik, Eyang Ratih Bertirakat saat Ritual, Apa Itu Tirakat?

Hipnoterapis sekaligus Pengurus IBH Ferdiansyah Setiadi Setiawan mengatakan bahwa berkisar pada tahun 2012-2013, Yan Nurindra pernah membuat sayembara kepada para paranormal untuk membuktikan kemampuannya.

Akibat aksinya itu Yan Nurindra juga merasakan apa yang dialami oleh Pesulap Merah, yaitu banyaknya pro kontra.

"Tahun 2012 apa 2013, itu Pak Yan pernah mengadakan sayembara untuk pembuktian para parnormal, yang mengaku paranormal itu," ujar Ferdian seperti dilansir TribunGorontalo.com dari video di kanal YouTube Cumicumi yang tayang, Senin (19/9/2022).

"Awalnya ya pro kontra, yang nyerang Pak Yan pun dulu banyak," imbuhnya.

Baca juga: Terungkap Langkah Pesulap Merah setelah Laporan Gus Samsudin Berhenti, Sumpah Bakal Penjarakan Balik

Ferdian menjelaskan bahwa sayembara tersebut berakhir dengan tidak ada paranormal yang datang kepada Yan Nurindra.

Lebih lanjut, Ferdian mengungkapkan perbedaan antara aksi pembongkaran dukun atau paranormal yang dilakukan Yan Nurindra dan Pesulap Merah.

"Basicnya Pak Yan bukan pesulap," sebut Ferdian.

"Kalau Marcel kan dibongkar lewat dari sisi apa yang dilakukan dukun itu sebetulnya di alat-alat sulap juga ada," sambungnya.

Baca juga: Tanggapi Aksi Pesulap Merah Bongkar Dukun, Eyang Ratih Ngaku Tak Takut: Pasien Tetep Dateng Kok

Sementara itu Ahli Hipnosis, Eko juga menyuarakan pendapatnya tentang perbedaan aksi pembongkaran ilmu perdukunan antara Yan Nurindra dengan Pesulap Merah.

"Pak Yan itu membongkar itu menceritakan dalam dari sisi ilmiahnya dunia hipnosis kepada para siswa di kelas," ungkap Eko.

"Tujuannya adalah Pak Yan ingin menceritakan atau memberikan penjelasan, pemahaman, bahwasannya semua apapun yang ada itu bisa diilmiahkan dan juga ada beberapa hal yang tidak bisa diilmiahkan," jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved