Berita Viral
Hacker Desorden Retas Data Karyawan Anak Usaha Pertamina Hulu Energi
Kebobolan informasi dirasakan Anak Usaha Pertamina Hulu Energi, yakni informasi di aplikasi internal, tentang SOP serta informasi karyawan.
Desorden menyatakan di forum Breach, "Kami bertanggung jawab atas peretasan dan pembobolan data PT Sigma Cipta Utama, satu-satunya anak perusahaan yang bertanggung jawab atas Manajemen Data di Elnusa Group, anak perusahaan Pertamina Indonesia."
Data yang dapat diakses langsung terdiri dari profil pribadi karyawan dengan ukuran sekitar 1,6 GB.
Selain itu, kelompok peretasan Desorden terkenal memiliki jejak yang sangat kuat di dunia peretasan.
Desorden meminta pembayaran 900.000 dolar AS dalam contoh terbaru, yang setara dengan Rp 13,5 juta dengan kurs Rupiah saat ini.
Desorden merilis pernyataan pada tahun 2021 mengenai peretasan Central Group.
"Pada dasarnya kami menyebabkan down seluruh sistem backend mereka, terdiri dari 5 server. Secara total, lebih dari 400 GB file dan data dicuri selama 10 hari," klaim para peretas.
Selain itu, mereka menegaskan bahwa antara tahun 2003 dan 2021, jutaan pelancong dari seluruh dunia yang menginap di lebih dari 70 hotel kelas atas milik Central Group terkena dampak peretasan.
Informasi yang dimaksud terdiri dari informasi pribadi "tamu hotel mewah kelas satu" dan pelanggan yang melakukan reservasi awal untuk perjalanan pada tahun 2021.
Informasi ini meliputi nama, nomor paspor, nomor identitas, nomor telepon, alamat email, tempat tinggal, dan detail pemesanan, seperti waktu kedatangan dan keberangkatan.
(TribunGorontalo.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Desorden.jpg)