Dari Jual Es hingga Jual Channel ke Bjorka, Begini Pengakuan Pemuda asal Madiun, Kini Jadi Tersangka

Begini cara MAH, pemuda penjual es asal Madiun yang jadi tersangka UU ITE, menjual channel telegram ke hacker Bjorka, diiming-imingi 100 dolar.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Kolase YouTube KOMPASTV | tvOneNews
Foto Mohamad Agung Hidayatullah (MAH), seorang pemuda penjual es asal Madiun, Jawa Timur yang ditetapkan menjadi tersangka UU ITE karena menjual channel telegram Bjorkanism senilai 100 dolar ke hacker Bjorka. Simak pengakuan MAH terkait hacker Bjorka yang belakangan ini meresahkan masyarakat Indonesia. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Polri akhirnya menetapkan Mohamad Agung Hidayatullah (MAH), seorang pemuda asal Madiun, Jawa Timur, menjadi tersangka terkait kasus peretas atau hacker Bjorka.

MAH diduga membantu hacker Bjorka dengan menjual channel telegram bjorkanism ke sosok peretas yang belakangan ini menimbulkan keresahan masyarakat karena membocorkan sejumlah data.

MAH pemuda yang kesehariannya bekerja sebagai penjual es mengaku kagum dengan aksi hacker Bjorka.

"Saya kan lihat 'wah Bjorka bagus nih', ya ada suka sih, nge-fans tapi enggak terlalu banget," ujar MAH saat ditemui awak media di Madiun, seperti dilansir TribunGorontalo.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Minggu (18/9/2022).

Baca juga: Muncul Lagi, Bjorka Tertawakan Mahfud MD yang Sebut Kantongi Identitasnya, Polisi Salah Tangkap?

MAH pun kemudian menjelaskan bagaimana hacker Bjorka akhirnya bisa membeli channel telegram miliknya.

"Dia kasih info dulu sebelum bocorin di publicator Twitter itu dia kasih info dulu ke private channel. Terus saya forward ke channel yang buatan saya," ungkap MAH.

MAH lalu langsung mengirim pesan sesaat setelah hacker Bjorka meminta pemilik channel telegram tersebut menghubunginya untuk diberikan uang 100 dolar atau sekitar Rp 1,5 juta.

"Di grupnya itu 'yang pegang channel ini DM saya, saya kasih 100 dolar (dalam Bahasa Inggris)', langsung saya chat 'saya yang pegang channel-mu'," kata MAH.

Baca juga: Satu Orang Terduga Hacker Bjorka Ditangkap di Madiun, Mabes Polri: Sedang Didalami Timsus

MAH yang mengetahui adanya peretas tersebut sejak awal bulan September ini, mengaku tak mengenal hacker Bjorka secara pribadi.

MAH hanya mengetahui bahwa hacker Bjorka berasal dari luar negeri karena selalu menggunakan Bahasa Inggris.

"Taunya dia yang dari luar negeri, soalnya percakapannya Bahasa Inggris semua" sebut MAH.

Adapun MAH yang kini telah ditetapkan menjadi tersangka pelanggaran UU ITE terkait kasus hacker Bjorka, tak dilakukan penahanan.

Baca juga: Sebut Bjorka Bak Robin Hood, Rocky Gerung: Pembuka Jalan ke Arah Kemerdekaan Kembali Indonesia

Sementara ini, MAH hanya diminta untuk melakukan wajib lapor 2 kali seminggu yakni pada hari Senin dan Kamis ke Polres Madiun.

"Saya dilepasin kayak gini ya masih diawasi, masih disuruh wajib lapor terus, saya masih dipantau pakai Hp juga," ucap MAH.

Mahfud MD Kantongi Identitas Hacker Bjorka?

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved