Suharso Monoarfa Ingin Selesaikan Kisruh PPP secara Baik: Mardiono Komitmen pada KIB

Suharso Monoarfa ingin menyelesaikan masalah kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara baik.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase TribunGorontalo.com
Airlangga Hartarto dan Suharso Monoarfa. Suharso Monoarfa ingin menyelesaikan masalah kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara baik. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Suharso Monoarfa ingin menyelesaikan masalah kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara baik.

Suharso Monoarfa sampaikan itu saat ditanya mengenai nasib kepengurusannya setelah Kementerian Hukum dan HAM yang mengesahkan kepengurusan PPP di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas Ketua Umum Muhammad Mardiono.

Suharso Monoarfa dilengserkan sebagai Ketua Umum PPP berdasarkan hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Banten, Minggu (4/9/2022).

Alasannya para kader tak puas dan ingin meningkatkan elektabilitas PPP jelang Pemilu 2024.

Kepengurusan PPP telah mengalami pergantian kepemimpinan.

Kini, Suharso Monoarfa telah dicopot dari posisinya sebagai Ketua Umum PPP.

Baca juga: Suharso Monoarfa Lapor ke Jokowi soal Kisruh PPP

Posisi Suharso Monoarfa digantikan Muhammad Mardiono yang disahkan menjadi Plt Ketum PPP.

Meski terjadi dinamika di internal PPP, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto memastikan hubungan antar partai di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan tetap baik.

"Itu (persoalan PPP) kan urusan dalam negerinya PPP. Hubungan semua (di KIB) baik," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (13/9/2022), dilansir Kompas.com.

Ketika disinggung apakah kondisi itu mempengaruhi koalisi KIB, Airlangga menyebut, persoalan pergantian kepemimpinan di PPP merupakan urusan internal partai.

"Kan koalisi itu antar-institusi (antar-partai)," tambah Airlangga.

Hal senada juga disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono.

Mardiono menegaskan, partainya tetap solid dalam KIB meski Suharso Monoarfa tak lagi menjabat Ketua Umum.

Baca juga: Suharso Monoarfa Melawan: Tim Hukum Tolak Perubahan Struktur PPP

"Enggak (pengaruh). Koalisi itu kan dengan partai bukan dengan orang," kata Mardiono kepada wartawan Tribunnews.com, beberapa waktu lalu.

Apalagi, kata Mardiono, dirinya mempunyai peran dalam KIB selaku koordinator dari PPP.

Mardiono pun memastikan, pihaknya akan berkomitmen bersama KIB hingga Pemilu 2024.

"Itu sudah komitmen sampai tahun 2024 pemilu kita," imbuhnya.

Sementara itu, pihak PAN berharap, pemberhentian Suharso Monoarfa dari Ketum PPP tak berpengaruh terhadap Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

"Semoga tidak berpengaruh signifikan terhadap eksistensi dan kekompakan KIB," kata Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi kepada Tribunnews.com, Senin (5/9/2022).

Viva mengatakan, KIB yang terdiri dari, Golkar, PAN, dan PPP akan terus mengonsolidasikan menuju Pilpres 2024.

"KIB akan terus berkonsolidasi menyongsong persiapan Pemilu Presiden 2024," ucapnya.

Diketahui, saat ini, Muhammad Mardiono menjadi Plt Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) telah mengeluarkan SK pengesahan Plt Ketua Umum DPP PPP, Muhammad Mardiono pada Jumat (9/9/2022).

Baca juga: Cuaca Gorontalo Rabu 14 September 2022 Besok, BMKG: 11 Wilayah Hujan Lebat dan Angin Kencang

Suharso Monoarfa Temui Jokowi Bahas Kepengurusan PPP dan IKN

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin (12/9/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Suharso mengaku membahas sejumlah hal.

Termasuk, kepengurusan PPP dan soal pembangunan Ibu Kota Negara Baru.

"Saya tadi banyak bicara soal itu (masalah kepengurusan PPP) dan soal IKN ya," kata Suharso saat meninggalkan Istana, dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com, Senin (12/9/2022).

Mengenai kepengurusan baru PPP, Suharso menyebut, akan menyelesaikan hal tersebut.

"Nanti saja, saya selesaikan baik-baik," ucapnya.

Sebelumnya, Suharso diberhentikan dari Ketua Umum PPP dan posisinya diisi Muhammad Mardiono sebagai Plt Ketum PPP.

Namun, pergantian kepemimpinan dari Suharso Monoarfa ke Muhammad Mardiono ini menimbulkan polemik di internal partai.

(*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved