Relawan Kembali Wacanakan Presiden 3 Periode, Ini Jawaban Bersayap Jokowi

Presiden Joko Widodo memberikan jawaban 'bersayap' soal wacana presiden 3 periode kembali dilontarkan relawan.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase TribunGorontalo.com
Presiden Joko Widodo memberikan jawaban 'bersayap' soal wacana presiden 3 periode kembali dilontarkan relawan. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Presiden Joko Widodo memberikan jawaban 'bersayap' soal wacana presiden 3 periode kembali dilontarkan relawan.

Jokowi memberikan jawaban 'bersayap'. Satu pihak dia berpegang teguh pada konstitusi yang mengatur masa jawaban presiden 2 periode, di sisi lain Jokowi sebut akan taati kehendak rakyat.

Kehendak rakyat termasuk suara para relawan dapat dimaknai yang mewacanakan masa jabatan presiden 3 periode.

Jokowi telah masuk periode kedua sebagai Presiden RI. Dia sebelumnya menjabat Presiden RI periode 2014-2019 dan periode 2019-2024. Kini muncul wacana Jokowi sebagai Presiden RI untuk periode 2024-2029.

Baca juga: Kode Jokowi untuk Relawan: Puan Maharani, Prabowo dan Airlangga Kans Capres 2024

Wacana masa jabatan presiden 3 periode lagi-lagi bergulir. Selama pemerintahan Presiden Joko Widodo periode kedua, isu tersebut setidaknya telah mengemuka sebanyak empat kali.

Wacana itu dimunculkan oleh sejumlah pihak, mulai dari jajaran menteri, elite partai politik, hingga yang terbaru oleh para pendukung Jokowi. Respons Jokowi dalam empat kali wacana ini pun tak selalu sama.

Menampar muka Tahun 2019, wacana untuk mengusung Jokowi menjadi presiden 3 periode sempat ramai ketika ada isu amendemen UUD 1945. Ada yang mengusulkan masa jabatan presiden menjadi 8 tahun dalam satu periode.

Ada pula yang mengusulkan masa jabatan presiden menjadi 4 tahun dan bisa dipilih sebanyak 3 kali. Usul lainnya, masa jabatan presiden menjadi 5 tahun dan dapat dipilih kembali sebanyak 3 kali.

Jokowi pun langsung merespons isu tersebut. Dengan lantang ia menegaskan tidak setuju pada usul perpanjangan masa jabatan presiden. Dia bahkan curiga ada pihak yang ingin menjerumuskannya dengan mengusulkan wacana tersebut.

"Kalau ada yang usulkan itu, ada tiga (motif) menurut saya, ingin menampar muka saya, ingin cari muka, atau ingin menjerumuskan. Itu saja," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, 2 Desember 2019.

Baca juga: Usai Desak Jokowi Copot Sri Mulyani, Fadel Diganti dari Wakil Ketua MPR; 3 Kali Dicopot dari Jabatan

Jokowi menegaskan, sejak awal, ia sudah menyampaikan bahwa dirinya adalah produk pemilihan langsung berdasarkan UUD 1945 pasca-reformasi. Tak ada niat Isu perpanjangan masa jabatan presiden kembali bergulir pada Maret 2021.

Ini menyusul pernyataan mantan Ketua MPR Amien Rais yang menyebut bahwa ada skenario mengubah ketentuan dalam UUD 1945 soal masa jabatan presiden. Jokowi pun kembali bersuara keras. Ia menegaskan tidak berniat dan tak punya minat untuk menjabat selama 3 periode.

"Saya tegaskan, saya tidak ada niat. Tidak ada juga berminat menjadi presiden tiga periode," kata Jokowi melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (15/3/2021).

Jokowi mengaku telah berulang kali menyampaikan penolakan terhadap usulan perpanjangan masa jabatan presiden.

Sikap ini, kata dia, tidak akan pernah berubah. Sebagaimana bunyi konstitusi, masa jabatan presiden dibatasi sebanyak dua periode.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved