Selasa, 10 Maret 2026

Capres 2024

Peluang Puan Maharani Capres, Pengamat: Fakta Politik PDIP Punya 21 Persen Suara

Puan Maharani, satu di antara srikandi yang paling berpeluang maju Pilpres 2024.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Peluang Puan Maharani Capres, Pengamat: Fakta Politik PDIP Punya 21 Persen Suara
Kolase TribunGorontalo.com
Ketua DPR RI Puan Maharani. Puan Maharani, satu di antara srikandi yang paling berpeluang maju Pilpres 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Puan Maharani, satu di antara srikandi yang paling berpeluang maju Pilpres 2024.

Selain Ketua DPR Puan Maharani, beberapa nama seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa, Menteri Sosial Tri Rismaharini masuk bursa pilpres.

Peluang Puan Maharani maju pilpres terbuka lebar. Bahkan relawan Puan Maharani sudah banyak bermunculan di berbagai daerah mulai kawasan barat hingga timur Indonesia.

Nama Puan Maharani pertama kali muncul dari kader PDIP Sulawesi Utara. Banteng Sulut secera bulat merekomendasikan Puan Maharani menjadi capres.

Baca juga: Sidang MPR: Puan Maharani Singgung IKN, Jokowi Sebut Ekonomi Baik tapi Waspada

Pengamat Politik Universitas Paramadina, Khoirul Umam bicara soal PDIP yang sampai saat ini belum juga bermanuver soal arah koalisi.

Akan tetapi, satu hal yang sudah jelas, menurut Umam, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu menyiapkan Puan Maharani untuk berlaga di Pilpres 2024 nanti.

“Saya mendengar ada upaya internal PDIP menghidupkan mesin politik lebih efektif untuk mengusung mbak Puan,” ujar Khoirul kepada wartawan, Sabtu (20/8/2022).

Keputusan politik PDIP itu juga terkonfirmasi dari pidato Puan Maharani sebagai Ketua DPR jelang HUT ke-77 RI.

Saat itu, Puan Maharani menganalogikan keseimbangan kepak sayap burung, dan menegaskan bahwa penempatan perempuan dalam posisi jabatan publik adalah sebuah kelaziman dalam berdemokrasi.

Baca juga: Puan Maharani Minta Masyarakat Kawal Pemilu dan Pilpres 2024

“Itu adalah sinyal kuat bagaimana Puan Maharani mampu menunjukkan kapasitasnya untuk masuk dalam politik patriarki, dan menjadi representasi perempuan untuk maju di Pilpres 2024,” kata Khoirul.

Dia mengakui, masih ada yang menganggap remeh Puan Maharani karena bayang-bayang besar kakek dan ibunya.

Namun, menurut Khoril, dalam dunia politik posisi Puan Maharani tidak sesimpel itu.

“Memang dia memiliki keterbatasan elektabilitas saat ini. Tapi fakta politik menunjukkan Puan Maharani memiliki mesin politik yang solid dan mampu menggerakkan 21 persen suara. Itu adalah kunci riil dalam mesin pencapresan,” tandasnya.

Puan Maharani Lebih Punya Peluang Jadi Capres PDIP Ketimbang Ganjar

Pendiri lembaga survei Cyrus Network, Hasan Nasbi menilai peluang Puan Maharani menjadi calon presiden (capres) dari PDIP lebih besar ketimbang Ganjar Pranowo.

Dari sisi riwayat pengalaman atau curriculum vitae, Puan Maharani lebih di atas untuk bisa menjadi capres.

"Beliau pernah menjadi anggota DPR, setelah menjadi anggota DPR RI beliau menjadi menteri koordinator di zaman Pak Jokowi 2014-2019. Kemudian dia menjadi ketua DPR 2019-2024, kalau pelat nomornya RI 6, RI-nya sudah 1 digit," kata Hasan dikutip, Jumat (19/8/2022).

Baca juga: Update Capres 2024: Peluang Duet Puan Maharani-Prabowo hingga Sinyal Queen Maker PDIP

"Jadi kalau orang RI 1 digit mengincar RI 1 itu menurut saya sah dan wajar, Bahkan ada orang RI-nya 2 digit mau jadi presiden juga dan itu nggak apa-apa. Jadi kalau ibu Puan itu dari level curriculum vitae itu selangkah lagi di atasnya untuk menjadi calon presiden," imbuhnya.

Dari sisi kepartaian, Hasan memandang Puan Maharani memiliki kedudukan istimewa di PDIP.

Selain menjabat sebagai Ketua DPP PDIP, posisi Puan di partai terasa spesial lantaran statusnya sebagai putri dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Dengan kondisi tersebut, Puan memiliki tiket maju menjadi capres.

"Dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu kental sekali auranya, nyawanya kental sekali dengan Bung Karno dan Bung Karno itu adalah kakeknya Ibu Puan. Jadi memang kedudukannya di partai istimewa sekali," ucapnya.

"Jadi kalau Ibu Mega bilang yang maju adalah ibu Puan maka ya sudah otomatis Ibu Puan yang menjadi calon presiden. Di sanalah muncul istilah habis Ganjar terbitlah Puan," lanjutnya.

Lantas, bagaimana peluang Puan setelah mendapatkan tiket capres?

Hasan menilai pilihan masyarakat akan tertuju kepada capres-capres yang definitif.

Dia memprediksi bakal ada tiga capres yang bertarung, yakni Prabowo Subianto, Puan Maharani dan Airlangga Hartarto.

"Nah itu baru nanti yang diuji dalam survei survei," ujarnya.
Meski diakuinya, elektabilitas Puan saat ini masih di bawah dari sosok capres potensial.

Namun, saat sudah ada capres definitif, pilihan masyarakat akan dekat dengan calon yang ada saja.

"Jadi kalau nanti ada tiga calon, Prabowo, Puan dan Airlangga maka orang akan melupakan pilihan Anies Baswedan, enggak ada lagi dalam kepalanya pilihan Anies Baswedan, enggak ada lagi dalam kepalanya pilihan Ridwan Kamil, bahkan enggak ada lagi di dalam kepalanya pilihan Ganjar Pranowo.

"Jadi 3 orang ini, Prabowo, Puan, Airlangga akan memperebutkan suara masyarakat," tandasnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengamat: Puan Mampu Tunjukkan Kapasitasnya jadi Representasi Perempuan untuk Pilpres 2024

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved