Pilpres 2024

'Jokowi Effect' Cenderung Turun, Presiden Tak Mau Relawan Usul Capres 2024

'Jokowi effect' pada Pilpres 2024 ramai dibahas! Beberapa jajak pendapat menemukan hasil 'Jokowi effect' cenderung menurun.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase TribunGorontalo.com
Jokowi saat kampanye Pilpres 2019. 'Jokowi effect' pada Pilpres 2024 ramai dibahas! Beberapa jajak pendapat menemukan hasil 'Jokowi effect' cenderung menurun. 

“Saya meyakini sampai 14 Februari 2024 Pak Jokowi tidak akan mention satu nama yang akan didukung,” ujarnya menjelaskan dalam konferensi pers DTS Indonesia, yang digelar secara daring melalui Zoom meeting, Minggu (24/7/2022).

Gun Gun berpendapat, akan sangat berisiko bagi Jokowi jika ia memention nama yang masuk bursa capres.

“Dengan potensi menang kalahnya akan berpengaruh pada kuasa politiknya di masa mendatang.”
Selain itu, tidak adanya pengaruh signifikan dukungan Jokowi pada kandidat, disebutnya karena publik hanya membaca gestur, sehingga tidak terpengaruh dengan kecenderungannya.

Survei itu juga menyebut bahwa elektabilitas Anies Baswedan naik 4 persen pada bulan ini, dari 20,3 persen pada Februari 2022 menjadi 24,6 persen pada Juli 2022.

Selain itu, tren elektabilitas Ganjar Pranowo juga disebut cenderung stagnan di angka 27 persen seperti dalam survei sebelumnya.

Hasil survei juga menyebutkan bahwa pembentukan koalisi dini/awal partai-partai belum berdampak merata kepada elektabilitas anggota koalisi.

Baca juga: Belajar dari Jokowi: Unggul Survei di Jateng-Jatim Belum Menjamin Ganjar Jadi Presiden

Survei ini dilakukan pada 28 Juni sampai dengan 8 Juli 2022, di 34 Provinsi dan mencakup 2.059 responden, margin of error ± 2,16 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Metodologi survei menggunakan sampling acak bertingkat (multistage random sampling), dengan memilih kabupaten dan kota secara acak dengan metode PPS (Probability Proportion to Size), dan memilih desa di dalam kabupaten secara acak dan proporsional (terhadap jumlah penduduk). 

Hasil Pilpres 2019

Berdasarkan penetapan KPU, pasangan nomor urut 01 unggul dengan perolehan 85.607.362 atau 55,50 persen.

Sementara, perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen. Selisih suara kedua pasangan mencapai 16.957.123 atau 11 persen.

Berikut hasil lengkap perolehan suara kedua pasangan calon di 34 provinsi:

1.Provinsi Bali

Jokowi-Ma'ruf: 2.351.057

Prabowo-Sandiaga: 213.415

2.Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Jokowi-Ma'ruf: 495.729

Prabowo-Sandiaga: 288.235

3.Provinsi Kalimantan Utara

Jokowi-Ma'ruf: 248.239

Prabowo-Sandiaga: 106.162

4.Provinsi Kalimantan Tengah

Jokowi-Ma'ruf: 830.948 suara

Prabowo-Sandiaga: 537.138 suara

5.Provinsi Gorontalo

Jokowi-Ma'ruf: 369.803

Prabowo-Sandiaga: 345.129

6.Provinsi Bengkulu

Jokowi-Ma'ruf: 583.488

Prabowo-Sandiaga: 585.999

7.Provinsi Kalimantan Selatan

Jokowi-Ma'ruf: 823.939

Prabowo-Sandiaga: 1.470.163

8.Provinsi Kalimantan Barat

Jokowi-Ma'ruf: 1.709.896

Prabowo-Sandiaga: 1.263.757

9.Provinsi Sulawesi Barat

Jokowi-Ma'ruf: 475.312

Prabowo-Sandiaga: 263.620

10.Provinsi DIY

Jokowi-Ma'ruf: 1.655.174

Prabowo-Sandiaga: 742.481

11.Provinsi Kaltim

Jokowi-Ma'ruf: 1.094.845

Prabowo-Sandiaga: 870.443

12. Provinsi Lampung

Jokowi-Ma'ruf: 2.853.585

Prabowo-Sandiaga: 1.955.689

13. Provinsi Maluku Utara

Jokowi-Ma'ruf: 310.548

Prabowo-Sandiaga: 344.823

14. Provinsi Sulawesi Utara

Jokowi-Ma'ruf: 1.220.524

Prabowo-Sandiaga: 359.685

15. Provinsi Jambi

Jokowi-Ma'ruf: 859.833

Prabowo-Sandiaga: 1.203.025

16. Provinsi Sulawesi Tengah

Jokowi-Ma'ruf: 914.588

Prabowo-Sandiaga: 706.654

17. Provinsi Jawa Timur

Jokowi-Ma'ruf: 16.231.668

Prabowo-Sandiaga: 8.441.247

18. Provinsi NTT

Jokowi-Ma'ruf: 2.368.982

Prabowo-Sandiaga: 305.587

19. Provinsi Sumatera Selatan

Jokowi-Ma'ruf: 1.942.987

Prabowo-Sandiaga: 2.877.781

20. Provinsi Sulawesi Tenggara

Jokowi-Ma'ruf: 555.664

Prabowo-Sandiaga: 842.117

21.Provinsi Sumatera Barat

Jokowi-Ma'ruf: 407.761

Prabowo-Sandiaga: 2.488.733

22. Provinsi Jawa Tengah

Jokowi-Ma'ruf: 16.825.511

Prabowo-Sandiaga: 4.944.447

23. Provinsi Kepulauan Riau

Jokowi-Ma'ruf: 550.692

Prabowo-Sandiaga: 465.511

24. Provinsi Banten

Jokowi-Ma'ruf: 2.537.524

Prabowo-Sandiaga: 4.059.514

25. Provinsi Nusa Tenggara Barat

Jokowi-Ma'ruf: 951.242

Prabowo-Sandiaga: 2.011.319

26. Provinsi Aceh

Jokowi-Ma'ruf: 404.188

Prabowo-Sandiaga: 2.400.746

27. Provinsi Jawa Barat

Jokowi-Ma'ruf: 10.750.568

Prabowo-Sandiaga: 16.077.446

28. Provinsi DKI Jakarta

Jokowi-Ma'ruf: 3.279.547

Prabowo-Sandiaga: 3.066.137

29. Provinsi Papua Barat

Jokowi-Ma'ruf: 508.997

Prabowo-Sandiaga: 128.732

30. Provinsi Sulawesi Selatan

Jokowi-Ma'ruf: 2.117.591

Prabowo-Sandiaga: 2.809.393

31. Provinsi Riau

Jokowi-Ma'ruf: 1.248.713

Prabowo-Sandiaga: 1.975.287

32. Provinsi Sumatera Utara

Jokowi-Ma'ruf: 3.936.515

Prabowo-Sandiaga: 3.587.786

33. Provinsi Maluku

Jokowi-Ma'ruf: 599.457

Prabowo-Sandiaga: 392.940

34. Provinsi Papua

Jokowi-Ma'ruf: 3.021.713

Prabowo-Sandiaga: 311.352

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Relawan: Presiden Jokowi Berkeberatan Usulan Capres-Cawapres Disebut dalam Musyawarah Rakyat"

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved