Brigadir J
Babak Baru Drama Kasus Brigadir J: Si Penembak Jitu Bharada E Minta Perlindungan ke LPSK
Babak baru 'drama' kasus Brigadir J. Rekan sekaligus rival baku tembak Brigadir J, Bharada E mengajukan permohonan perlindungan.
Menurut pernyataan Bharada E, dirinya menembak karena reflek, karena pada saat itu merupakan kejadian yang sangat cepat.
Bharada E disebut hanya merespons tembakan yang lebih dulu dilepaskan Brigadir J. "Ya kemarin kami memeriksa masing-masing ajudan dalam ruangan terpisah."
"Kalau Bharada E kami meminta keterangan soal adu tembak-menembak, memang yang bersangkutan mengaku terlibat tembak-menembak."
"Karena situasinya cepat, ini soal reflek. Ini kejadian cepat. (Bharada E) hanya berpikir bagaimana merespons yang dilakukan Brigadir Yosua dan lain sebagainya,” kata Beka dalam tayangan Satu Meja The Kompas TV, Rabu (27/7/2022).
Baca juga: Update Kasus Brigadir J: Kapolri Bicara Hasil Otopsi hingga Pemeriksaan Ponsel Ferdy Sambo
Beka pun menegaskan, keterangan tersebut baru sebatas pengakuan Bharada E.
Soal kesimpulan nantinya, pihaknya masih harus mengonfirmasi pengakuan ajudan lain dan melakukan analisa lebih lanjut.
"Tapi ini baru dari pengakuan Bharada E. Kami harus mengonfirmasi pengakuan ajudan lain. Masih kami analisa," kata Beka.
Bharada E, Penembak Jitu dari Manado
Bharada E, merupakan aktor utama yang terlibat kasus penembakan hingga menewaskan Brigadir J. Kejadian tersebut bertempat di rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo.
Richard Eliezer diketahui merupakan nama asli dari Bharada E yang berpangkat Bhayangkara Dua.
Bharada E merupakan orang yang diduga kuat menembak dan menewaskan Brigadir J.
Diketahui senjata yang digunakan adalah pistol Glock 17 yang berisikan tujuh belas peluru dari keterangan polisi.
Bharada E membalas tembakan Brigadir J karena dipicu kasus pelecehan yang dilakukan Brigadir J terhadap istri Irjen Pol Ferdy Sambo.
Menurut berita yang beredar Brigadir J sempat menodongkan dan mengancam istri Ferdy Sambo yang kemudian korban berteriak meminta pertolongan.
Melihat hal tersebut Bharada E langsung mengeluarkan pistolnya dan beradu tembak yang kemudian salah satu dari pelurunya mengenai dada Brigadir J namun dirinya tak terkena luka tembak sedikitpun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/300722-Bharada-E.jpg)