Senin, 9 Maret 2026

Kopda Muslimin

Drama Maut Kopda Muslimin: Lari dengan Selingkuhan, Cinta Ditolak hingga Ditemukan Meninggal

"Memories in Bali". Drama Korea yang mengisahkan cinta yang rumit mirip drama maut Kopda Muslimin.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Drama Maut Kopda Muslimin: Lari dengan Selingkuhan, Cinta Ditolak hingga Ditemukan Meninggal
Kolase TribunGorontalo.com
Ilustrasi cinta segitiga dan Kopda Muslimin. "Momories in Bali". Drama Korea yang mengisahkan cinta yang rumit mirip drama maut Kopda Muslimin. 

Antar Istri ke RS

Penembakan tersebut terjadi pada Senin (18/7/2022) di depan rumah Kopda Muslimin di Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Menurut keterangan polisi, Kopda Muslimin sempat mengantar istrinya ke rumah sakit usai penembakan itu. Namun, setelahnya, ia tak lagi terlihat.

Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) IV/Diponegoro Letkol Inf Bambang Hermanto mengatakan, Kopda Muslimin tidak mengikuti apel pagi pada Selasa (19/7/2022).

"Yang jelas besok paginya ada apel pagi, bersangkutan tidak ada. Kalau tidak ada pun harusnya ada keterangan, tetapi saat apel tidak ada keterangan. Makannya tidak hadir tanpa izin hingga saat ini," ujarnya, Jumat (22/7/2022), dikutip dari Tribun Jateng.

Karena tak terlihat di kesatuannya, Kopda Muslimin saat itu dinyatakan mangkir atau Tidak Hadir Tanpa Izin (THTI).
"Dia dinyatakan THTI karena tak terlihat di kesatuannya dan tidak ada izin kepada komandan batalion," ucapnya. Keberadaan Kopda Muslimin lantas dicari oleh personel kepolisian dan TNI.

Gunakan Uang Mertua hingga Kelola Judi Togel

Diduga, Kopda Muslimin gunakan uang mertua untuk membayar empat eksekutor untuk membunuh istrinya dengan imbalan uang Rp 120 juta.

Uang tersebut seharusnya digunakan untuk biaya perobatan korban.

Selain itu ia kembali meminta uang Rp 90 juta dengan alasan biaya rumah sakit masih kurang.

Ternyata uang Rp 90 juta tersebut digunakan untuk melarikan diri.

Kopda Muslimin juga disebut kelola tempat judi togel. Sugiono alias Babi, salah satu eksekutor menyebut Kopda Muslimin mengelola tempat judi togel.

Di lokasi perjudian itu lah Sugiono mengenal Muslimin. Babi mengaku telah lama mengenal Kopda Muslimin karena istrinya bekerja di konter ponsel dan judi togel yang dikelola Kopda Muslimin.

Bahkan dia mengaku cukup dekat dengan Kopda Muslimin karena biasa mabuk dan nongkrong bersama.

Ia juga menyebut mengenal baik korban yang ia tembak. Hal tersebut yang membuat Sugiono tak tega menembak kepala Rina seperti perintah Muslimin.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved