Harga Daging Sapi Rp 140 Ribu per Kilogram, Pedagang Akui Daya Beli 'Lesu'

Jelang perayaan Idul Adha yang sekitar 12 hari lagi, harga daging sapi di Pasar Rakyat Marisa belum mengalami penurunan.

Penulis: redaksi | Editor: Fajri A. Kidjab
TribunGorontalo.com
Harga Daging sapi yang dijual di Pasar Rakyat Marisa-Pohuwato masih sama seperti Bulan Puasa, yakni Rp 140 ribu per kilogram. (TribunGorontalo.com/Ronald Rampi). 

(Laporan Ronald Rampi, Wartawan TribunGorontalo.com dari Kabupaten Pohuwato)

TRIBUNGORONTALO.COM, Marisa - Jelang perayaan Idul Adha yang sekitar 12 hari lagi, harga daging sapi di Pasar Rakyat Marisa belum mengalami penurunan. Saat ini daging sapi masih dijual pada harga Rp 140 ribu per kilogram.

Harga daging sapi tersebut sesuai pantauan TribunGorontalo.com, di Pasar Rakyat Marisa yang berlokasi di Desa Marisa Utara Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato, Selasa(28/6/2022 ) siang.

Tuke (50), penjual daging sapi di Pasar Rakyat Marisa menuturkan, harga daging sapi sekarang ini masih seperti harga yang terjadi pada momentum bulan puasa yang lalu.

"Kenaikan harga sapi ini terjadi mulai sebelum bulan puasa. Naik menjadi Rp 140 ribu per kilogram. Dan harga itu masih berlaku sampai sekarang. Belum bergerak naik atau turun," ucapnya.

Tuke mengungkapkan, daya beli terhadap daging sapi saat ini terasa lesu. Dia mengaku, daging sapi yang dijualnya tersebut sudah dipotong sejak empat hari yang lalu.

"Ya kalau tidak ada yang beli, terpaksa kami simpan di lemari es, kemudian dijual lagi. Sampai laku," ungkap Tuke.

Daging sapi yang dijual tersebut, lanjut dia, merupakan pasokan langsung dari peternak yang ada di wilayah Kabupaten Pohuwato.

Menurutnya, harga pembelian ditingkat petani atau peternak adalah enam hingga belasan juta rupiah.

"Tergantung ukuran dan bobot dari sapinya. Semakin besar ukuran sapi, harganya juga semakin mahal," ujarnya. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved