Pengeroyokan Siswa Gorontalo

Kepsek Sebut Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 1 Telaga Biru Sudah Berakhir Damai

Fitriyani Kamali, Kepala SMAN 1 Telaga Biru menyebut jika kasus Pengeroyokan Siswa itu sebelumnya sudah berakhir damai

TribunGOrontalo.com/AgungPanto
Fitriyani Kamali, Kepala SMAN 1 Telaga Biru didampingi stafnya saat menjelaskan kronologi pengeroyokan siswanya. Ia menjelaskan jika kasus itu sebelumnya sudah berakhir damai. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sebelum akhirnya dilanjutkan ke polisi, kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 1 Telaga Biru sudah berakhir damai. 

Fitriyani Kamali, Kepala SMAN 1 Telaga Biru menyebut pengeroyokan siswa itu sudah di mediasi beberapa waktu lalu. 

Kata Fitriyan, kasus  pengeroyokan siswa itu sudah berakhir antara korban dan pelaku sudah saling memaafkan. 

Ia menceritakan, pengeroyokan siswa itu terjadi pada 7 Juni 2022.

Orang yang pertama kali mengetahui kejadian itu adalah Wakil Kepala Sekolah Nandi Harun.

“Saat kejadian Pak Nandi Harun sempat mendengar ribut-ribut di kelas tersebut,” cerita Fitriyani Kamali kepada TribunGorontalo.com. 

Usai mengetahui kejadian itu, Nandi kata dia saat itu juga membawa korban dan pelaku ke dewan guru. 

Perdamaian dilakukan korban dan pelaku usai keluar dari dewan guru tersebut. 

Tidak hanya sampai di situ. Besoknya pada 8 Juni 2022, pihak sekolah melakukan bimbingan konseling (BK) kepada korban dan pelaku.

Prosesi BK dilakukan dengan pembinaan dan perdamaian antara kedua siswa tersebut.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved