Rakernas Partai Nasdem
Rachmat Gobel Masuk Bursa Capres dari Nasdem, Ini Profil Lengkapnya
Nama Rachmat Gobel masuk bursa calon presiden (capres) tahun 2024 dari Partai Nasdem.
Pada masa liburan sekolah, setiap pagi Rachmad diperintahkan berangkat mengikuti latihan bekerja di pabrik sehari penuh, mengikuti ritme hidup sebagaimana layaknya seorang karyawan pabrik.
Pada saat itulah, ayahnya mulai mengajaknya berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai berbagai macam persoalan di seputar dunia usaha.
Setelah tamat dari Sekolah Menengah Atas di Jakarta pada 1981, Rachmad Gobel - atas kemauannya sendiri - memilih untuk melanjutkan kuliahnya di Jepang ketimbang di Amerika Serikat.
Chuo University di Tokyo,Jepang, menjadi tempat pilihan dirinya dalam menimba ilmu.
Keputusan tersebut diambilnya dengan pertimbangan, bahwa dengan belajar di Jepang dirinya tidak hanya akan mendapatkan ilmu, namun juga dapat mempelajari bahasa dan budaya Jepang.
Hal ini tentunya akan memperlancar komunikasi dan hubungan dengan rekan utama bisnis Kelompok Usaha Gobel, yaitu Matsushita Group (sekarang Panasonic Group), yang berasal dari negeri matahari terbit itu.
Satu setengah tahun pertama di Jepang, Rachmad Gobel mendalami bahasa negara itu. Empat tahun kemudian ia berhasil menyelesaikan kuliahnya pada jurusan Perdagangan Internasional.
Setelah itu ia memutuskan untuk menjalani praktik kerja di kantor pusat Matsushita Group, yang terletak di kota Osaka.
Selama dua tahun ia menjalani praktik kerja tersebut dan ditempatkan di berbagai divisi dalam group tersebut.[9][10]
Pada masa menjalani praktik kerja inilah, Drs H Thayeb Mohammad Gobel menghadap sang Khalik tepatnya pada tanggal 21 Juli 1984, dan Rachmad Gobel dipanggil kembali ke tanah air untuk melepas kepergian ayahnya.
Musibah tersebut datang beberapa hari setelah peresmian berdirinya Yayasan Pendidikan Matsushita Gobel (sekarang Yayasan Matsushita Gobel), yang merupakan impian almarhum yang baru tercapai.
Karier
Panasonic Gobel Indonesia
Pada tahun 1989, Rachmad Gobel secara tetap kembali ke Indonesia dan langsung menduduki posisi Asisten Presiden Direktur di PT. National Gobel (sekarang PT. Panasonic Manafacturing Indonesia).
Perusahaan ini merupakan perusahaan joint venture pertama antara pihak Jepang dengan Indonesia di bidang industri manufaktur elektronika, yang berdiri pada tahun 1970.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/160622-Rachmat-Gobel-3.jpg)