Rakernas Partai Nasdem

Rachmat Gobel Masuk Bursa Capres dari Nasdem, Ini Profil Lengkapnya

Nama Rachmat Gobel masuk bursa calon presiden (capres) tahun 2024 dari Partai Nasdem.

Editor: Lodie Tombeg
Kompas.com
Ketua DPR Puan Maharani (kanan) mengacungkan palu disaksikan Wakil Ketua M Aziz Syamsuddin (kiri), Sufmi Dasco Ahmad (kedua kiri), Rachmat Gobel (ketiga kiri), dan Muhaimin Iskandar (keempat kiri). Rachmat Gobel masuk bursa capres dari Nasdem. 

Pada 2002, Ketua Umum Kadin Indonesia yang ketika itu dipegang oleh Aburizal Bakrie mempercayai Rachmad Gobel untuk duduk sebagai Ketua Kadin Indonesia Bidang Industri Logam, Mesin, Kimia dan Elektronika.

Ketika pergantian kepemimpinan Kadin Indonesia kepada Ketua Umum Mohamad Suleman Hidayat pada Februari 2004, Rachmad tetap dipercaya untuk memegang jabatan strategis sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia - Koordinator Bidang Industri, Teknologi dan Kelautan periode 2004-2008.

Pada masa kepemimpinan kedua, Ketua Umum Mohamad Suleman Hidayat, masih mempercayai Rachmad untuk menjabat Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia - Koordinator Bidang Perindustrian, Riset dan Teknologi periode 2008-2010.

Sejak pertama aktif di Kadin Indonesia, Rachmad banyak melakukan kunjungan ke sentra industri di berbagai daerah. Kunjungan ini tidak hanya untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku industri setempat, tetapi sekaligus mencarikan jalan pemecahannya.

Bahkan sejak 2006, Rachmad Gobel mulai mendorong tradisi baru bersama Ketua Umum Kadin Indonesia Mohamad Suleman Hidayat, menggelar serangkaian roundtable discussion dengan asosiasi-asosiasi industri untuk menyusun VISI 2030 dan RoadMap 2010 Industri Nasional.

Melalui visi ini diharapkan dapat diciptakan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, untuk meningkatkan Daya Saing Industri Nasional. VISI 2030 dan RoadMap 2010 Industri Nasional, telah diperbaharui menjadi RoadMap 2015.

Saat ini Rachmad Gobel menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia - Koordinator Bidang Infrastruktur dan Ketua DPN Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).

Pada 2008, secara mengejutkan, Rachmad Gobel dipercaya menjadi mitra strategis Qatar Telecom (Qtel), saat perusahaan Timur Tengah ini mengakuisisi saham PT. Indosat Tbk.

Ini prestasi tersendiri, karena kepercayaan itu memberi dia akses lebih luas untuk menggalang jaringan bisnis di tingkat internasional.

Pada tanggal 19 Agustus 2009, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menganugerahkan gelar “Perekayasa Utama Kehormatan dalam Bidang Teknologi Manufaktur” kepada Rachmad Gobel, atas penilaian lembaga ini terhadap pikiran dan tenaganya yang secara konsisten mendorong pengembangan teknologi industri manufaktur di tanah air.

Pada tanggal 22 Desember 2009, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI menganugerahkan penghargaan “BNSP - Competency Award”, atas perannya yang signifikan sebagai tokoh masyarakat dalam menggerakkan, membangun dan meningkatkan kompetensi bangsa.

Sejak 2010 hingga saat ini Rachmad Gobel secara konsisten menyuarakan pentingnya teknologi, industri & produktivitas hijau, melalui serangkaian diskusi/seminar dan kunjungan-kunjungan lapangan yang digelar oleh Yayasan Matsushita Gobel, bekerjasama dengan Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI).

Pada tanggal 19 April 2009, Asian Productivity Organization (APO), Tokyo, Jepang, menganugerahkan '"Asian Productivity Organization Regional Award" kepada Rachmad Gobel, atas penilaian lembaga ini terhadap kontribusinya dalam mendorong peningkatan produktivitas sektor industri di Indonesia, serta peranannya yang signifikan sebagai pemimpin sektor swasta dalam memperkenalkan pembangunan berkelanjutan melalui produktivitas hijau dan mendorong terjalinnya kemitraan strategis di Asia – Pasific.

Pada tanggal 20 Mei 2010 Rachmad mendapat kepercayaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai salah satu anggota Komite Inovasi Nasional (KIN), suatu komite yang tugasnya membantu Presiden dalam rangka memperkuat sistem inovasi nasional dan mengembangkan budaya inovasi nasional.

Pada tanggal 25 Januari 2012 Rachmad Gobel terpilih sebagai ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) periode 2012-2015.Pada tahun 2012, Rachmad Gobel memperoleh “Special Achievement Award for Extraordinary Leadership and Personal Commitment to Energy Saving and Industry” dari Majalah bisnis dan ekonomi Warta Ekonomi, atas prestasi dan kontribusi positifnya dalam memasyaratkan kegiatan hemat energi, serta pemanfaatan energi baru dan terbarukan.

Rachmad juga mempunyai perhatian yang luas pada pengembangan sumber daya manusia. Melalui Yayasan Masushita Gobel telah memberikan kontribusi untuk pendidikan tehnik dan kewirausahaan tenaga kerja industri di Indonesia.

Yayasan ini berperan sebagai think thank/pusat kajian bagi industri dan mampu berkembang hingga pada tingkatan regional, khususnya dalam mendorong terwujudnya pemerataan ilmu dan pengalaman, guna peningkatan kapabilitas centers of excellence di kawasan ASEAN.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari METI (Ministry of Economy, Trade and Industry) Jepang.

Atas peran sertanya tersebut, pada tahun 2002 Rachmad Gobel mendapat anugerah Honorary Doctorate Degree, dari Takushoku University, Tokyo, Jepang.

Jaringannya yang luas di kalangan dunia usaha Jepang dan Indonesia, menempatkan Rachmad Gobel sebagai Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang (PPIJ) sejak 2006.

Pada tahun 2013, Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA menganugerahkan “ANTARA Achievement Award”, sebagai tokoh penting atas terbinanya hubungan baik Indonesia-Jepang.

Hal ini terus berlanjut. Atas kontribusinya dalam mempererat persahabatan Indonesia–Jepang dan meningkatkan kesejahteraan kedua bangsa, pada tahun 2014 Rachmad Gobel mendapat anugerah Honorary Doctorate Degree dari Chuo University, Tokyo, Jepang.

Hingga kini dia juga tercatat masih terlibat aktif dalam berbagai macam kegiatan sosial kemasyarakatan, terutama pada bidang yang terkait pada upaya peningkatan kecerdasan bangsa, peningkatan produktivitas tenaga kerja seperti menjadi Ketua Umum Persatuan Alumni dari Jepang (PERSADA) serta Ketua Umum Yayasan Melati-Sakura (YMS), dan juga bidang kemanusiaan sebagai Wakil Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI).

Pendidikan

- Doktor Kehormatan dari Chuo University, Tokyo, Jepang (2014)

- Doktor Kehormatan dari Takushoku University, Tokyo, Jepang (2002)

- On-the-Job Training, Matsushita Electric Industrial Co., Ltd. Headquarters and Divisions, Osaka, Japan (1988/1989).

- Sarjana Ilmu Perdagangan Internasional, Chuo University, Tokyo, Jepang (1987).

Jabatan dalam Organisasi

Profesi

Komite Inovasi Nasional

2010 – sekarang: Anggota.

Majelis Wali Amanat (Board of Trustees) Millenium Challenge Account Indonesia (MWA MCA-Indonesia)

2012– sekarang: Anggota,mewakili dunia usaha.

Kamar Dagang dan Industri Indonesia

2013 - sekarang: Wakil Ketua Umum, Koord. Bid. Infrastruktur,

2010 – 2013: Wakil Ketua Dewan Penasehat,

2008 – 2010: Wakil Ketua Umum, Koord. Bid. Industri, Riset & Teknologi,

2004 – 2008: Wakil Ketua Umum, Koord. Bid. Industri, Teknologi & Kelautan,

2002 – 2004: Ketua, Koord. Bid. Industri, Logam, Mesin, Kimia & Elektronika,

1999 – 2001: Ketua, Kompartemen Elektronika.

Kadin Indonesia Komite Kerjasama Ekonomi Indonesia – Jepang (IJEC)

2008 – 2010: Ketua Dewan Pembina,
2004 – 2008: Ketua Dewan Pembina.

DPN APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia)

2011 – 2013: Ketua.

Tim HLNS (Hutang Luar Negeri Swasta )/Tim Radius

1997/1998: Anggota.

METI (Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia)

2012 - 2015: Ketua Umum,

FGABEL (Federasi Asosiasi-asosiasi Industri Berbasis Telematika & Elektronika)

2010 – sekarang: Ketua Umum.

GABEL (Gabungan Perusahaan Industri Elektronika)

2009 – sekarang: Ketua Dewan Penasehat,
2003 – 2009: Ketua Umum,
1998 - 2003: Ketua Umum.

6th ECO PRODUCT INTERNATIONAL FAIR /2010 – Jakarta

2010 : Ketua Panitia Penyelenggara.

Kabinet Kerja

2014 - 2015: Menteri Perdagangan

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved