Breaking News:

Sembilan Warga Pohuwato Terancam 10 Tahun Penjara Atas Tuduhan Pengrusakan CA Panua

Atas tuduhan pengrusakan CA Panua itu, Polres Pohuwato mengancam sembilan tersangka dengan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang....

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Google Earth
Potret Gunung Langge di Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato. Gunung yang jadi lokasi PETI ini masuk dalam kawasan CA Panua. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sembilan warga yang sebelumnya tertangkap melakukan aksi eksploratif di CA Panua, Kabupaten Pohuwato, ditetapkan sebagai tersangka.

Atas tuduhan pengrusakan CA Panua itu, Polres Pohuwato mengancam sembilan tersangka dengan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Ancamannya bukan main, hingga 10 tahun penjara dan denda Rp 200 juta. 

Adapun dari sembilan pelaku itu, delapan orang pemodal, sementara satu orang merupakan operator excavator.

"Para pelaku saat ini sudah ditahan di Polres Pohuwato dan terancam hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun," ungkap Kasat Reskrim, IPTU Arie Yos, Rabu (15/6/2022).

Inisial sembilan tersangka yakni AL, HM, AJ, ALE, GS, ADL, JL, JAL dan ES, operator alat berat.

Sebelumnya pada enam hari lalu atau 8 Juni 2022 kemarin, polres setempat menyita satu alat berat di kawasan CA Panua, tepatnya di kawasan Gunung Langge, Desa Karya Baru, Kecamatan Dengilo.

Dalam laporan tertulisnya kepada TribunGorontalo.com, Kapolres Pohuwato AKBP Joko Sulistiyono mengungkapkan, ada tiga alat berat sebetulnya yang ditemukan. 

Namun hanya ada satu alat berat yang kedapatan saat itu sedang beroperasi.

Sementara dua lainnya tengah disembunyikan dalam semak-semak.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved