Wabah Kolera Menyebar di Kota Mariupol Ukraina

Wali Kota Mariupol, Vadym Boychenko mengkhawatirkan ribuan orang dapat meninggal karena wabah kolera yang menyebar di kota tersebut.

Editor: Lodie Tombeg
tribunnews/Anatolii Stepanov
Seorang tentara Ukraina memasuki tempat perlindungan di posisinya di Svetlodarsk di luar Donetsk, pada 12 Maret 2022. 

Perang di Donbas Ukraina berlanjut pada Jumat waktu setempat.

Seorang gubernur Ukraina mengatakan pasukannya bertempur pada setiap sudut kota "setiap rumah dan setiap jalan" di Sievierodonetsk dimana menjadi fokus pertempuran baru-baru ini.

Sievierodonetsk berada di kantong terakhir wilayah Luhansk yang belum diklaim oleh Rusia.

Gubernur Luhansk Serhiy Haidai mengatakan kepada The Associated Press bahwa pasukan Ukraina mempertahankan kendali atas zona industri di tepi kota dan beberapa bagian lainnya, dan pertempuran yang melelahkan terus berlanjut.

Sebelumnya, Presiden Zelenskyy mengatakan Kamis malam bahwa sementara situasi di Donbas statis, pasukan Ukraina membuat beberapa kemajuan di wilayah Zaporizhzhia di selatan, di mana pasukan Ukraina mampu “merusak rencana penjajah.”

Dia tidak memberikan rincian spesifik soal itu.

Warga Inggris Dihukum

Sementara itu, Pemerintah Inggris mengatakan Rusia harus bertanggung jawab atas "pengadilan palsu" dua warga Inggris dan seorang Maroko yang dijatuhi hukuman mati karena berperang melawan pasukan Rusia di Ukraina.

Warga Inggris Aiden Aslin dan Shaun Pinner dan warga Maroko Brahim Saadoun dihukum oleh pengadilan yang dijalankan oleh otoritas separatis pro-Moskow di Republik Rakyat Donetsk yang memproklamirkan diri, yang baru diakui Rusia dan beberapa negara.

Otoritas separatis berpendapat orang-orang itu adalah "tentara bayaran" yang tidak berhak atas hak perlindungan yang diberikan kepada tawanan perang.

Keluarga Aslin dan Pinner mengatakan kedua pria itu adalah anggota militer Ukraina yang sudah lama menjabat.

Ayah Saadoun mengatakan kepada surat kabar online Maroko, putranya bukan tentara bayaran dan dia memegang kewarganegaraan Ukraina. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ukraina Menghadapi Persoalan Baru, Wabah Kolera Menyebar di Kota Mariupol

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved