Selasa, 3 Maret 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Kapal-kapal Rusia Mundur dari Laut Hitam, Ini Penyebabnya

Angkatan Laut Ukraina mengatakan kapal-kapal armada Laut Hitam Rusia mundur ke lebih dari 100 kilometer dari pantai negaranya.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Kapal-kapal Rusia Mundur dari Laut Hitam, Ini Penyebabnya
BBC/Gettty
Kapal penjelajah rudal 510 Moskva di Laut Hitam-Angkatan Laut Ukraina mengatakan kapal-kapal armada Laut Hitam Rusia mundur ke lebih dari 100 kilometer dari pantai negaranya. 

Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Rusia, John Sullivan, mengatakan, Moskow seharusnya tidak menutup Kedutaan AS, meskipun terjadi krisis karena perang di Ukraina.

Ketika ditanya apakah kedutaan kedua negara dapat ditutup, John Sullivan mengatakan kepada kantor berita negara Rusia TASS pada Senin (6/6/2022), langkah seperti itu akan menjadi "kesalahan besar".

Dilansir Al Jazeera, Presiden Rusia, Vladimir Putin, melakukan invasi ke Ukraina sebagai titik balik dalam sejarah Rusia yakni berupa pemberontakan melawan hegemoni Amerika Serikat, yang menurut presiden telah mempermalukan Rusia sejak jatuhnya Uni Soviet pada 1991.

Ukraina – dan sekutu Baratnya – mengatakan sedang berjuang untuk bertahan hidup melawan perampasan tanah gaya kekaisaran yang sembrono.

Selama invasi Rusia, ribuan orang Ukraina tewas.

Perang juga membuat lebih dari 10 juta orang mengungsi dan sebagian besar negara menjadi gurun.

Dalam upaya yang jelas untuk mengirim pesan ke Kremlin, Sullivan, yang ditunjuk sebagai Duta Besar AS oleh Presiden Donald Trump, mengatakan kepada TASS bahwa Washington dan Moskow tidak boleh memutuskan hubungan diplomatik.

"Kita harus menjaga kemampuan untuk berbicara satu sama lain," kata Sullivan seperti dikutip Reuters.

Sindiran Blinken

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bulan lalu menyindir bahwa dia ingin mendedikasikan lagu Taylor Swift, We Are Never Ever Getting Back Together untuk Putin.

Ketika ditanya oleh TASS apakah analogi itu berarti kedutaan bisa ditutup, Sullivan berkata: "Mereka bisa - ada kemungkinan itu, meskipun saya pikir itu akan menjadi kesalahan besar."

“Seperti yang saya pahami, pemerintah Rusia telah menyebutkan varian pemutusan hubungan diplomatik,” katanya.

"Kita tidak bisa begitu saja memutuskan hubungan diplomatik dan berhenti berbicara satu sama lain.”

Kremlin tegaskan negosiasi tidak mungkin dilakukan waktu dekat.

Kremlin mengatakan pada hari Senin bahwa mereka tertarik dalam pembicaraan dengan AS mengenai senjata nuklir tetapi mengatakan bahwa negosiasi tidak mungkin dilakukan saat ini.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved