Masalah Pangan Dunia, Megawati Peringatkan Ancaman Imprialisme Baru

Pada momentum peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Presiden RI Kelima yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Editor: Lodie Tombeg
Kompas.com
Megawati saat menjadi pembicara kunci di Seminar Nasional Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) bertema "Membumikan Ide dan Gagasan Soekarno-Hatta" dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022, Rabu (1/6/2022). 

Megawati ingin Indonesia tidak ketinggalan dengan Tiongkok atau Jepang, yang lewat pendidikan, sedari dini sudah menanamkan rasa cinta tanah air kepada warganya.

Megawati ingin anak-anak muda Indonesia tak sekedar menyatakan dirinya orang Indonesia, tetapi alam pikirannya dipenuhi cara berpikir orang luar negeri.

"Saya bukan anti asing, Bukan super nasionalis. Bukan. Tetapi saya hanya ingin mengatakan bahwa kita punya segalanya dan harus kita bangun sendiri, kita produksi sendiri. Apakah kita bisa berdikari? Sangat bisa," kata Megawati.

Lebih lanjut, Megawati mengatakan bahwa Perguruan tinggi harus menjadi wajah ideal bagi upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Perguruan tinggi tidak boleh membiarkan para dosen, karyawan, dan mahasiswanya terkotak-kotak oleh suku, agama, ras, dan berbagai aspek primordial lainnya.

"Sebab ilmu pengetahuan itu hanya bermanfaat bagi amal kemanusiaan, bagi kemajuan rakyat dan bangsa. Jangan kotak-kotakkanya ilmu atas dasar pandangan primordial yang sempit. Maka selamat berjuang. Terus gelorakan semangat kepemimpinan indonesia bagi dunia. Bangkit bersama membangun peradaban dunia. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh," kata Megawati.

Gagasan Soekarno sebagai Cermin Bangsa Indonesia

Hari lahir Pancasila jatuh pada tanggal 1 Juni yang ditandai oleh pidato Ir Soekarno pada 1 Juni 1945 dalam sidang BPUPKI.

Pidato Ir Soekarno pertama ini mengemukakan konsep nama Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia, dikutip dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Dalam sidang BPUPKI, Ir Soekarno juga merumuskan gagasannya untuk dasar negara.

Berikut ini sejarah perumusan Pancasila dan gagasan Ir Soekarno.

Perumusan Dasar Negara
Berikut adalah tugas Panitia Sembilan di sidang BPUPKI dan kesembilan anggotanya. Simak selengkapnya di sini.
Panitia Sembilan di sidang BPUPK. (Tangkap Layar Buku PPKN Kelas VII)

Hari Lahir Pancasila berawal dari kekalahan Jepang pada perang pasifik.

Jepang berusaha mendapatkan hati masyarakat Indonesia dengan menjanjikan kemerdekaan dan membentuk sebuah Lembaga yang tugasnya untuk mempersiapkan hal tersebut.

Lembaga ini dinamai Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan).

Sidang pertama BPUPKI berlangsung pada tanggal 29 Mei 1945 yang diadakan di Gedung Chuo Sangi In (sekarang Gedung Pancasila).

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved