Hepatitis Akut
Gorontalo Aman dari Hepatitis, Kemenkes: 20 Kasus di Indonesia, 4 Meninggal
Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril mengatakan, data hingga 30 Mei 2022 menunjukkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/050522-hepatitis-32.jpg)
- Jawa Timur (2 pending klasifikasi),
- Bali (1 probable)
- Nusa Tenggara Barat (1 pending klasifikasi),
- Sulawesi Selatan (1 pending klasifikasi),
- Sulawesi Utara (1 pending klasifikasi),
- Sulawesi Barat (1 pending klasifikasi),
- Kalimantan Timur (1 pending klasifikasi), dan
- Kalimantan Barat (1 pending klasifikasi).
8 Pasien Suspek Hepatitis Akut di Jakarta Barat
Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat mencatat, terdapat delapan kasus suspek hepatitis akut misterius di Jakarta Barat hingga Senin (30/5/2022).
Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Sudinkes Jakarta Barat Arum Ambarsari menjelaskan, satu di antara pasien tersebut telah meninggal dunia pada 19 April 2022.
Sementara itu, tiga pasien di antaranya kini telah melakukan rawat jalan, sedangkan empat lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Arum menjelaskan, ketujuh pasien sempat mengalami gejala serupa, yakni demam dan masalah pencernaan.
"Gejala pasien suspek hepatitis akut tersebut bervariasi, rata-rata ada demam dan gejala pencernaan," kata Arum saat ditemui di RPTRA Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (31/5/2022).
Arum sebelumnya menjelaskan, pasien suspek hepatitis akut yang telah meninggal dunia juga mengalami gejala yang mirip.