Konflik Rusia vs Ukraina
Vladimir Putin Diduga Telah Meninggal, Begini Analisis Intelijen Barat
Sejak perang dengan Ukraina, Presiden Rusia Vladimir Putin kerap dihinggapi dengan sejumlah isu-isu negatif yang dilontarkan.
“Anda bisa melihat ia mencengkram meja dan tangannya sehingga tangannya yang bergetar tak terlihat, tetapi ia tak berhenti mengetukkan kakinya,” tulis Mench di Twitter dikutip dari New York Post.
Juru bicara Kremlin, Dmitri Peskov sebelumnya menjawab aneka informasi negatif media arus utama barat adalah “sampah”.
Serahkan Kekuasaan
Muncul isu Presiden Rusia Vladimir Putin akan akan menyerahkan kekuasannya.
Isu tersebut beredar di tengah kabar kesehatannya yang memburuk.
Dilansir Mirror, Putin dikabarkan akan menjalani operasi, kemungkinan operasi kanker, menurut kabar yang bocor diduga dari dalam Kremlin.
Kabar tersebut tersebar di channel Telegram General SVR.
Channel itu kabarnya dijalankan oleh mantan Letnan Jenderal Badan Intelijen Luar Negeri Rusia.
Disebutkan Putin telah diberitahu dokter bahwa operasi akan membuatnya "tidak berdaya" dalam beberapa waktu.
Karena itu, ia seharusnya secara singkat menyerahkan pemerintahan kekuasaan kepada seorang ajudan.
Juru bicara Kremlin, Dmitri Peskov menyebut informasi itu "sampah," dan meyakinkan para jurnalis Presiden Putin tidak berencana menyatakan perang terhadap Ukraina.
Kontroversi Putin Selama 22 Tahun Menguasai Rusia
Vladimir Putin telah menjabat sebagai Presiden Rusia selama kurun waktu 22 tahun. Karir Putin sebelum mejadi pemimpin tertinggi Rusia adalah menjadi Perdana Menteri dari Agustus 1999 hingga 2000.
Dalam perjalananya, Boris Yeltsin, Presiden Rusia kala itu mengundurkan diri dan menunjuk Putin sebagai presiden sementara tepat di malam tahun baru 1999.
Putin pun menjabat sebagai presiden sementara, hingga akhirnya memenangkan pemilihan presiden dan menjadi Presiden Rusia untuk pertama kalinya pada Maret 2000.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/300522-Putin.jpg)