Mei 1979 Bendi Gorontalo 574 Unit, 27 Mei 2022 Sisa 6 Unit
MUTU Haledula, mengaku jadi kusir bendi di Kota Gorontalo, saat usianya 20 tahun. Itu tahun 1979 dan dia masih pengantin baru.
Penulis: Redaksi |
Di sisi kanan dan kiri terparkir sekitar 20-an unit bendi motor (bentor).
Menurut Mutu, setelah pandemi ini, kawasan kota tua itu jadi stamplas setidaknya enam bendi.
“Habis (solat) Jumat, sore biasanya ada empat lagi. Kalau hari sekolah kita parkir di dekat SD,” ujarnya.
Mutu terdiam saat ditanya sampai kapan bendi Gorontalo bisa bertahan.
Rerata pebendi itu seumuran dengannya; di atas 60 tahun dan sudah “ngebendi” tiga dekade.
Raut muka Mutu tak bersemangat saat bercerita soal masa depan bendi Gorontalo.
Sebaliknya, suaranya meninggi saat berkisah soal ‘masa kejayaan’ angkutan publik paling tua di dunia itu.
“Waktu Pak Nusi jadi walikota (1978-1983) jalan bersih. Tak ada tai kuda di jalan,” ujarnya.
Dikisahkan, di masa Jusuf Dalie (1988-1993) jadi walikota, bendi Gorontalo mulai tergusur.
Banyak pos bendi yang diganti jadi pos cek becak dan mikro (angkot).
Di periode sama, peran bendi sebagai angkutan publik bertenaga binatang mulai digantikan becak, angkutan ringan bertenaga manusia dan angkot bertenaga mesin.
“Dulu itu, bendi punya surat uji Keur (sertifikasi kelaikan angkutan publik), punya noppen (nomor registrasi) seperti STNK, dan bayar pajak tahunan,” ujarnya.
Setelah masa itu, di medio dekade 1990, bendi tak masuk lagi dalam ‘tatatan birokrasi” transportasi kota.
Di satu dekade, Medi Botutihe jadi walikota (1998-2008), hukum alam bendi digusur dan digantikan oleh bendi motor (bentor).
Ini juga bersamaan saat Gorontalo berubah status dari kota di bawah Sulawesi Utara, dan jadi ibu kota provinsi mandiri, Gorontalo.
Kini dalam dua dekade terakhir, bendi tak memiliki bargaining ekonomi lagi.
Senyum pria tamatan sekolah menengah itu, merekah saat Tribun, menanyakan sewa angkut ke Jl HB Jassin, tak jauh dari Bundaran Hulontalo Indah (HI), atau Tugu Saronde.
Sewa bendi tak ubahnya sedakah ke panti asuhan. “Terserah bapaklah. Seikhlasnya, Biasanya (Rp) lima belas ribu,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kendaraan-legend-Bendi-di-Kota-Gorontalo.jpg)