Senin, 9 Maret 2026

Harapan Baru Perdamaian Timur Tengah, Hubungan Diplomatik Turki dan Israel Mencair

Harapan baru bagi perdamaian di Timur Tengah. Cairnya hubungan diplomatik Turki dengan Israel akan membantu Palestina.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Harapan Baru Perdamaian Timur Tengah, Hubungan Diplomatik Turki dan Israel Mencair
AFP
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan 

Hal tersebut diucapkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (30/4/2022) sekembalinya dari kunjungannya di Arab Saudi.

Berbicara kepada wartawan dalam penerbangan kembali dari Arab Saudi, Erdogan mengatakan kedua pihak bertekad untuk mempercepat upaya untuk kepentingan bersama dan stabilitas kawasan.

“Kami setuju dengan Arab Saudi untuk mengaktifkan kembali potensi ekonomi yang besar melalui organisasi yang akan menyatukan investor kami,” kata Erdogan, sebagaimana dilansir Reuters.

Dalam kunjungan dua harinya, Erdogan bertemu dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas berbagai masalah internasional, regional, dan bilateral.

“Kami mengumumkan bahwa kami, sebagai Turki, akan mendukung mereka dalam upaya mereka untuk menjadi tuan rumah EXPO 2030 di Riyadh,” tutur Erdogan.

Kunjungan Erdogan menandai puncak dari upaya pemulihan hubungan kedua negara, termasuk membatalkan persidangan atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di Istanbul pada 2018.

Kantor Erdogan mengatakan Raja Arab Saudi-lah yang mengundangnya.

Sejumlah analis dan pejabat mengatakan, pendanaan dari Arab Saudi dapat membantu Turki meringankan kesengsaraan ekonominya, termasuk melonjaknya inflasi, menjelang pemilihan presiden tahun depan.

Hubungan kedua negara Hubungan antara Turki dan Arab Saudi sempat memburuk setelah Khashoggi dibunuh oleh regu pembunuh Saudi di dalam Konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2018.

Pada saat itu, Erdogan menuduh "tingkat tertinggi" pemerintah Arab Saudi memberikan perintah. Tetapi setelah itu, Ankara melunakkan nadanya.

“Saya yakin kunjungan saya akan menandai era baru dalam hubungan antara kedua negara kami. Kami telah menunjukkan keinginan bersama kami untuk meningkatkan hubungan,” papar Erdogan.

Erdogan menegaskan kembali perlunya era baru dalam kebijakan luar negeri dan mengatakan ini adalah proses berteman dan bukan musuh dengan negara-negara yang sepemikiran.

Turki juga telah berupaya untuk memperbaiki hubungan sudah terlalu lama tegang dengan Israel. Diplomat top Ankara bahkan akan berkunjung ke Israel pada Mei. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menlu Turki: Cairnya Hubungan Diplomatik Turki dan Israel Bisa Membantu Palestina"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved