Breaking News:

Konflik Rusia vs Ukraina

Diplomat Kremlin Mundur: Invasi ke Ukraina Kejahatan Putin terhadap Rakyat Rusia

Diplomat senior Rusia yang bertugas di Kantor PBB di Jenewa, Swiss mengundurkan diri karena menentang invasi Rusia ke Ukraina.

Editor: lodie tombeg

"Kementerian (luar negeri Rusia) telah menjadi rumah dan keluarga saya. Tapi saya tidak bisa lagi berbagi dalam aib yang berdarah, dungu dan sama sekali tidak perlu ini."

Ukraina telah mendesak diplomat Rusia untuk mengundurkan diri dalam debat Dewan Hak Asasi Manusia pada bulan Maret.

Kendati demikian, Bondarev mengatakan dia tidak berharap orang lain untuk mengikuti jejaknya.

"Aku khawatir aku satu-satunya," ujar Bondarev.

Bondarev mengaku belum menerima reaksi apa pun dari pejabat Rusia.

Kendati demikian, ia merasa perlu khawatir dengan tanggapan dari Kremlin nantinya.

Kepada AP News, Bondarev mengatakan tidak berencana meninggalkan Jenewa.

Kira Yarmysh, juru bicara Alexei Navalny, kritikus Kremlin yang dipenjara, menyambut baik pengunduran diri tersebut.

"Sepertinya hanya ada satu orang jujur ​​di kementerian luar negeri," tulisnya di Twitter.

Rusia mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina dalam operasi khusus untuk menurunkan kemampuan militer tetangga selatannya dan membasmi orang-orang yang disebutnya nasionalis berbahaya.

Barat telah memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap Rusia dan memberikan Ukraina dukungan militer sebagai tanggapan.

Ukraina Harusnya Jadi Negara Netral

Mantan Menteri Luar Negeri AS Henry Kissinger mengulangi seruan dan pandangannya 8 tahun lalu, Ukraina harusnya jadi negara netral di Eropa.

Pernyataan disampaikan tokoh senior AS berusia 98 tahun itu di KTT Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Senin (23/5/2022) waktu setempat.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved